"Atap gedung yang ambruk dibangun dari bantuan rehab Dana Alokasi Khusus (DAK) yang sifatnya swakelola tahun 2012. Jadi mustinya untuk usia bangunan kurang dari 10 tahun mestinya masih sangat kuat kalau seandainya dulu dibangun dengan baik," kata Muhadjir usai mengecek gedung yang ambruk di SDN Gentong, Jalan Kyai Sepuh 49, Gadingrejo, Kota Pasuruan, Sabtu (9/11/2019).
Muhadjir tak mengetahui detil mekanisme pembangunan atap gedung yang ambruk tersebut. Menurut dia, saat ini pembangunan gedung swakelola jauh lebih baik.
"Karena ini 2012, saya nggak tahu. Untuk yang sekarang menurut saya sudah sesuai dengan standar, sesuai yang direncanakan apalagi ada standar kebencanaan juga," tandasnya.
Saat ini, pembangunan gedung baru maupun rehab dengan sistem swakelola diawasi dengan ketat. Pengawasnya dari lembaga independen dari SMK jurusan konstruksi atau dari perguruan tinggi yang punya jurusan teknik bangunan dan juga terakreditasi.
"Untuk yang sekarang menurut saya sudah sesuai dengan standar, sesuai yang direncanakan apalagi ada standar kebencanaan juga," tandasnya.
Pemerintah melalui Kementerian PUPR segera membangun gedung sekolah darurat untuk siswa SDN Gentong. Jika Pemkot sudah menyiapkan lahan, sekolah darurat segera dibangun dan bisa diselesaikan dalam waktu tiga bulan. (iwd/iwd)