Ternyata ini adalah air cushion atau kasus udara raksasa milik Dinas PMK. Alat penunjang baru ini digunakan untuk memudahkan dan mempercepat evakuasi korban kebakaran, terutama di gedung yang tinggi atau rumah bertingkat.
"Alat ini baru dan petugas kami sudah kami latih cara penggunaannya dan aman. Bahkan saya sudah mencobanya sendiri dalam simulasi kebakaran," kata Plt Kepala Dinas Damkar Surabaya Irvan Widyanto saat berbincang dengan detikcom, Rabu (25/7/2018).
Kasur raksasa berukuran 7×10×4 meter ini mempunyai daya atau kemampuan menahan beban hingga 150 kilogram. "Bisa kita gunakan evakuasi korban dari ketinggian maksimal 45 meter dan aman," ujarnya.
Tentu saja, air cushion ini hanya mengembang saat digunakan, namun tidak membutuhkan banyak ruang ketika disimpan.
![]() |
Irvan pun memastikan, air cushion buatan Negeri Paman Sam ini tidak membutuhkan waktu lama agar bisa mengembang saat dibutuhkan.
"Saat simulasi kita kembangkan tidak sampai 5 menit sudah mengembang dan bisa digunakan untuk evakuasi," tambah Irvan.
Dengan adanya alat penunjang baru ini, Irvan berharap kemampuan pasukannya semakin meningkat, termasuk soal kecepatan serta kewaspadaan dalam bertugas.
"Tiada hari tanpa latihan mengasah kemampuan. Karena peralatan sudah lengkap, jika tidak diimbangi kemampuan sama saja nihil," tegas pria yang juga menjabat Kepala Satpol PP Kota Surabaya ini.
Selain kasur raksasa, Dinas PMK Kota Surabaya juga mempunyai mobil pemadam kebakaran yang dilengkapi dengan skylift agar dapat menjangkau bangunan tinggi. (ze/lll)
Hoegeng Awards 2025
Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini