×
Ad

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Senin, 12 Okt 2026 18:01 WIB
Rekaman CCTV memperlihatkan kepulan asap dan kobaran api saat serangan Houthi menghantam Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, pada Sabtu (10/10) waktu setempat (via REUTERS/Saudi Ministry of Media)
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan gagasan untuk mengubah nama lokasi-lokasi penting di dunia, yang menjadi kegemarannya beberapa waktu terakhir. Arab Saudi mengecam serangan mematikan Houthi terhadap bandara di Riyadh sebagai kejahatan perang.

Dalam gagasan terbarunya, Trump mencetuskan agar Samudra Atlantik dan Samudra Pasifik diganti dengan namanya sendiri, yakni "Samudra Trump".

Sementara itu, otoritas Riyadh menegaskan akan memberikan pembalasan tegas terhadap serangan-serangan Houthi yang menghantam bandara di Riyadh, hingga menewaskan total sedikitnya 14 orang dan melukai ratusan orang lainnya,

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Senin (12/10/2026):

- Detik-detik Serangan Mematikan Houthi Hantam Bandara Riyadh

Serangan mematikan yang didalangi kelompok Houthi terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, terekam kamera CCTV. Sejumlah rekaman yang dirilis otoritas Saudi menunjukkan para jemaah yang sedang mengantre di salah satu terminal bandara, tiba-tiba dikejutkan oleh ledakan keras.

Otoritas Saudi melaporkan bahwa serangan menghantam area bandara sipil tersebut pada Sabtu (10/10) dan Minggu (11/10) waktu setempat, saat Riyadh terseret ke dalam konflik Yaman yang kembali berkobar sejak Juli lalu. Houthi telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan-serangan tersebut.

Menurut keterangan otoritas penerbangan sipil Saudi, seperti dilansir Reuters, Senin (12/10/2026), sedikitnya 13 orang tewas dan lebih dari 300 orang lainnya luka-luka akibat serangan di bandara Riyadh pada Sabtu (10/10) waktu setempat.

- Berulah Lagi, Trump Cetuskan Atlantik-Pasifik Diganti Jadi 'Samudra Trump'

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan gagasan untuk mengubah nama lokasi-lokasi penting di dunia, yang menjadi kegemarannya beberapa waktu terakhir. Yang terbaru, Trump mengusulkan agar Samudra Atlantik dan Samudra Pasifik diganti dengan namanya sendiri, yakni "Samudra Trump".

Usulan semacam itu, seperti dilansir New York Post dan CNN, Senin (12/10/2026), dilontarkan Trump ketika menghadiri kampanye Partai Republik di Tennessee pada Sabtu (10/10) waktu setempat, menjelang pemilu sela AS.

Trump awalnya membahas soal kiprahnya mengubah nama lokasi atau tempat-tempat penting, seperti Teluk Meksiko yang diganti menjadi Teluk Amerika, kemudian Danau Ontario menjadi Danau Amerika.




(nvc/nvc)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork