Arab Saudi Siapkan Balasan: Serangan Houthi Kejahatan Perang!

Arab Saudi Siapkan Balasan: Serangan Houthi Kejahatan Perang!

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 12 Okt 2026 16:32 WIB
Momen bandara di Riyadh, Arab Saudi, dihantam serangan Houthi pada Sabtu (10/10) waktu setempat (via REUTERS/Saudi Ministry of Media)
Momen bandara di Riyadh, Arab Saudi, dihantam serangan Houthi pada Sabtu (10/10) waktu setempat (via REUTERS/Saudi Ministry of Media)
Riyadh -

Arab Saudi mengecam rentetan serangan mematikan kelompok Houthi terhadap bandara di Riyadh, yang menewaskan total sedikitnya 14 orang dan melukai ratusan orang lainnya, sebagai kejahatan perang. Otoritas Riyadh menegaskan akan memberikan pembalasan tegas terhadap serangan-serangan tersebut.

Koalisi pimpinan Saudi, yang mendukung pemerintah Yaman dalam memerangi Houthi, seperti dilansir Al Arabiya, Senin (12/10/2026), menuduh kelompok yang didukung Iran itu mendalangi serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh pada Sabtu (10/10) dan Minggu (11/10) waktu setempat.

Otoritas Saudi melaporkan sedikitnya 12-13 orang tewas dan lebih dari 300 orang lainnya luka-luka akibat serangan pada Sabtu (10/10), sedangkan sedikitnya satu orang tewas dan 11 orang lainnya luka-luka pada Minggu (11/10) waktu setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara koalisi pimpinan Saudi, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, menggambarkan serangan itu sebagai "serangan teroris pengecut yang dilakukan oleh milisi teroris Houthi".

ADVERTISEMENT

Al-Maliki mengatakan bahwa serangan yang menargetkan fasilitas sipil tersebut "merupakan kejahatan perang sepenuhnya... itu adalah tindakan keji yang bertentangan dengan segala prinsip, nilai, dan etika".

"Oleh karena itu, Komando Pasukan Gabungan Koalisi akan memberikan respons tegas terhadap serangan teroris ini," tegas Al-Maliki dalam pernyataannya, sembari mengatakan bahwa respons tegas itu akan sesuai dengan hukum internasional.

Houthi Juga Serang Bandara Dammam di Arab Saudi

Saudi juga melaporkan bahwa Bandara Internasional King Fahd di Dammam menjadi target serangan pada Minggu (11/10) malam. Belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan akibat serangan di Dammam.

Otoritas penerbangan sipil Saudi, seperti dilansir AFP,mengatakan bahwa "penilaian kerusakan dan verifikasi keselamatan fasilitas bandara masih berlangsung, dengan berkoordinasi bersama otoritas terkait".

Sedangkan Al-Maliki, dalam pernyataan via media sosial X, melaporkan bahwa "sebuah proyektil jatuh di sekitar Bandara Internasional King Fahd di Dammam".

Seorang saksi mata yang ada di dalam pesawat yang sedang bergerak di landasan di bandara Dammam mengatakan kepada Reuters bahwa dirinya melihat sebuah proyektil menghantam landasan di dekat beberapa pesawat yang sedang parkir, hingga menyebabkan kebakaran.

Menurut saksi itu, pesawat kemudian kembali ke gerbang terminal dan penumpang diminta turun.

Dalam pernyataannya, Al-Maliki menambahkan bahwa koalisi pimpinan Saudi telah mencegat dan menghancurkan rudal balistik Houthi di wilayah Al-Kharj. Disebutkan juga bahwa sebuah drone juga dihancurkan di wilayah timur Saudi.

Lihat juga Video: Duka Keluarga Palestina Kenang Korban Tewas Serangan Houthi di Bandara Riyadh

Halaman 2 dari 2
(nvc/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini