China mengecam serangan Houthi terhadap bandara-bandara di wilayah Arab Saudi, juga terhadap infrastruktur energi negara kerajaan tersebut. Beijing pun mengingatkan kedua pihak yang berkonflik untuk menghindari eskalasi lebih lanjut yang dapat meningkatkan ketegangan regional.
Total sedikitnya 14 orang tewas akibat rentetan serangan Houthi terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh pada Sabtu (10/10) dan Minggu (11/10) waktu setempat. Kelompok yang bermarkas di Yaman dan didukung Iran itu telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan-serangan tersebut.
"China mengecam serangan-serangan yang menyebabkan banyak korban jiwa dan menyampaikan kekhawatiran mendalam atas eskalasi konflik ini," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, seperti dilansir AFP, Senin (12/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menyerukan kepada pihak-pihak terkait untuk menghindari tindakan yang dapat meningkatkan ketegangan regional, menyelesaikan perbedaan dan perselisihan melalui dialog dan negosiasi, dan mewujudkan perdamaian dan stabilitas di kawasan sesegera mungkin," cetus Mao.
Koalisi pimpinan Saudi, yang mendukung pemerintah Yaman dalam memerangi Houthi, menggambarkan serangan terhadap bandara Riyadh itu sebagai "serangan teroris pengecut yang dilakukan oleh milisi teroris Houthi".
Juru bicara koalisi pimpinan Saudi, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, mengatakan bahwa serangan yang menargetkan fasilitas sipil tersebut "merupakan kejahatan perang sepenuhnya". Dia menegaskan bahwa Saudi "akan memberikan respons tegas terhadap serangan teroris ini".
Serangan tersebut menandai eskalasi tajam dalam konflik Yaman, di mana Saudi telah sejak lama memberikan dukungan militer kepada pemerintah Yaman yang didukung internasional dalam menghadapi Houthi.
Houthi yang bertempur sengit dengan pasukan pemerintah Yaman di wilayah negara itu, juga semakin meningkatkan serangan terhadap Saudi, termasuk menargetkan bandara Riyadh yang dipenuhi para jemaah umrah.
Laporan koalisi Saudi menyebut Bandara Internasional King Fahd di Dammam juga menjadi target serangan pada Minggu (11/10) malam. Belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan akibat serangan di Dammam.
Dalam serangannya, Houthi juga menargetkan fasilitas minyak dan kapal tanker Saudi di Laut Merah.
Lihat juga Video: Pernyataan Houthi atas Serangan di Bandara Riyadh Tewaskan 12 Orang










































