Arab Saudi Vs Houthi Memanas, Iran Tawarkan Jadi Penengah

Arab Saudi Vs Houthi Memanas, Iran Tawarkan Jadi Penengah

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 12 Okt 2026 16:53 WIB
Menlu Iran Abbas Araghchi (dok. AFP/VYACHESLAV PROKOFYEV)
Menlu Iran Abbas Araghchi (dok. AFP/VYACHESLAV PROKOFYEV)
Teheran -

Iran menyatakan "sangat prihatin" atas eskalasi serangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi, yang didukung negara itu. Teheran mendesak kedua pihak untuk menyelesaikan konflik melalui dialog dan menawarkan diri sebagai mediator.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Abbas Araghchi, seperti dilansir AFP, Senin (12/10/2026), melakukan percakapan telepon dengan Menlu Saudi, Pangeran Faisal bin Faran Al Saud, membahas situasi terkini di Semenanjung Arab tersebut.

Araghchi, menurut laporan media pemerintah Iran, "bersikeras pada pendekatan militer" dan memperingatkan bahwa "mengabaikan solusi politik akan semakin memperumit situasi saat ini".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan bahwa Teheran siap membantu untuk "memulai dialog antara Arab Saudi dan Yaman, dan memfasilitasi tercapainya solusi politik".

ADVERTISEMENT

Secara terpisah, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, juga mencetuskan hal serupa saat berbicara dalam konferensi pers pada Senin (12/10) waktu setempat.

"Kami sangat prihatin dengan perkembangan yang terjadi di Semenanjung Arab," kata Baghaei.

Dia menambahkan bahwa Teheran siap "membantu memfasilitasi dialog antara pihak-pihak yang bertikai".

"Kami sama sekali tidak menginginkan permusuhan dan perang terus berlanjut antara dua negara Islam," kata Baghaei, sembari mendesak kedua pihak untuk menyelesaikan konflik "melalui dialog dan komunikasi".

Pernyataan Iran tersebut disampaikan setelah dua serangan mematikan Houthi menghantam Bandara Internasional King Khalid di Riyadh pada Sabtu (10/10) dan Minggu (11/10) waktu setempat. Total sedikitnya 14 orang tewas dan ratusan orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan-serangan tersebut.

Serangan itu tercatat sebagai serangan paling mematikan di wilayah Saudi selama lebih dari satu dekade terakhir.

Houthi merupakan bagian dari "Poros Perlawanan" yang didukung Iran, jaringan kelompok yang menentang Israel yang juga mencakup Hizbullah di Lebanon dan kelompok bersenjata Syiah di Irak.

Lihat juga Video: Serangan Houthi Tewaskan Jemaah Umrah Berihram

Halaman 2 dari 2
(nvc/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini