Kepala Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Ahmad Vahidi bersumpah akan membalas dendam atas kematian empat orang dalam serangan di sebuah pesta pernikahan di Iran selatan, yang menurut Iran dilakukan oleh Amerika Serikat.
"Darah murni para martir ini... tidak akan dibiarkan begitu saja dan pasti akan dibalas," kata Vahidi dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh televisi pemerintah Iran, dilansir Al Arabiya dan AFP, Jumat (4/9/2026).
Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Jumat (4/9/2026):
- 9 Hari Terjebak Usai Banjir Nepal, 2 Orang Berhasil Diselamatkan
Dua orang berhasil diselamatkan pada Jumat (4/9) dari sebuah terowongan yang terhubung dengan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Sungai Trishuli, Nepal. Kedua orang itu terjebak dalam terowongan selama sembilan hari, setelah banjir bandang menerjang kawasan lembah setempat.
Longsoran es, bebatuan, dan lumpur menyapu area lembah di wilayah Nepal yang berbatasan dengan Tibet, China, pada Rabu (26/8) pekan lalu.
Para pejabat dan petugas penyelamat, seperti dilansir Reuters, Jumat (4/9/2026), meyakini bahwa runtuhnya gletser di bagian hulu Sungai Trishuli pada 26 Agustus lalu, telah membuat setidaknya 900 orang terjebak di dalam terowongan yang terkait dengan enam proyek PLTA di sepanjang sungai tersebut.
- Menteri Garis Keras Israel Paparkan Rencana Pindahkan Warga Gaza
Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memaparkan rencana untuk memindahkan warga Palestina dari Jalur Gaza dan mengirimkan mereka ke luar negeri. Ben-Gvir yang dikenal garis keras dan kontroversial ini, mengklaim beberapa negara yang siap menampung warga Gaza.
Berbicara menjelang pemilu Israel yang diperkirakan berlangsung sengit pada Oktober mendatang, seperti dilansir AFP, Jumat (4/9/2026), Ben-Gvir mengatakan bahwa rencana tersebut bertujuan untuk memindahkan sebanyak 250.000 warga Palestina keluar dari Jalur Gaza pada tahun pertama.
Kemudian, kata Ben-Gvir, akan diikuti oleh sisanya dari sekitar dua juta penduduk Gaza lainnya dalam kurun waktu enam tahun berikutnya.
- WNI Peserta Magang Tewas Usai Terjepit Mesin Pabrik di Hiroshima
Seorang peserta pelatihan teknis asal Indonesia meninggal dunia setelah terjepit di dalam mesin mixer pabrik yang sedang beroperasi di sebuah pabrik di Prefektur Hiroshima. Korban mengalami pendarahan hebat hingga meninggal dunia.
(ita/ita)