Intelijen Korea Selatan (Korsel) melaporkan bahwa Kim Ju Ae, putri pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un, pada dasarnya telah memasuki tahap penunjukan sebagai penerus ayahnya.
Intelijen Korsel juga menganalisis bahwa seringnya Kim Ju Ae tampil di media pemerintah Pyongyang baru-baru ini, bertujuan untuk menanamkan citranya sebagai pemimpin masa depan di benak warga Korut.
Informasi tersebut, seperti dilansir The Asia Business Daily, Selasa (1/9/2026), disampaikan oleh Badan Intelijen Nasional Korsel (NIS) saat memberikan laporan terbaru kepada Majelis Nasional Korsel pada hari Selasa (1/9).
Sejumlah anggota parlemen Korsel, yakni Yoon Gunyoung dan Yoo Youngha, mengungkapkan laporan NIS itu kepada media setelah digelarnya rapat pleno tertutup oleh Komite Intelijen Majelis Nasional Korsel pada hari yang sama.
Yoon mengatakan bahwa kemunculan Kim Ju Ae di media pemerintah Korut mendasari pandangan NIS soal putri Kim Jong Un itu telah "secara efektif" ditunjuk sebagai penerus ayahnya.
"Kami menganggap hal ini sebagai bukti bahwa Kim Ju Ae secara efektif telah memasuki tahap penunjukan sebagai penerus," ujar Yoon dalam pernyataannya.
"Kami meyakini ada tujuan di balik upaya agar dia dikenal sebagai pemimpin oleh warga Korea Utara," ucapnya.
(nvc/ita)