Intelijen Korea Selatan (Korsel) melaporkan bahwa Kim Ju Ae, putri pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un, pada dasarnya telah memasuki tahap penunjukan sebagai penerus ayahnya.
Intelijen Korsel juga menganalisis bahwa seringnya Kim Ju Ae tampil di media pemerintah Pyongyang baru-baru ini, bertujuan untuk menanamkan citranya sebagai pemimpin masa depan di benak warga Korut.
Informasi tersebut, seperti dilansir The Asia Business Daily, Selasa (1/9/2026), disampaikan oleh Badan Intelijen Nasional Korsel (NIS) saat memberikan laporan terbaru kepada Majelis Nasional Korsel pada hari Selasa (1/9).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah anggota parlemen Korsel, yakni Yoon Gunyoung dan Yoo Youngha, mengungkapkan laporan NIS itu kepada media setelah digelarnya rapat pleno tertutup oleh Komite Intelijen Majelis Nasional Korsel pada hari yang sama.
Yoon mengatakan bahwa kemunculan Kim Ju Ae di media pemerintah Korut mendasari pandangan NIS soal putri Kim Jong Un itu telah "secara efektif" ditunjuk sebagai penerus ayahnya.
"Kami menganggap hal ini sebagai bukti bahwa Kim Ju Ae secara efektif telah memasuki tahap penunjukan sebagai penerus," ujar Yoon dalam pernyataannya.
"Kami meyakini ada tujuan di balik upaya agar dia dikenal sebagai pemimpin oleh warga Korea Utara," ucapnya.
Foto ini diambil pada 19 Maret 2026 dan dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara melalui KNS pada 20 Maret 2026, menunjukkan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan putrinya Kim Ju Ae menaiki tank selama kunjungan mereka ke Pangkalan Pelatihan Pyongyang No. 60 di bawah Korps Pertahanan Kota Ibu Kota Angkatan Darat Korea Utara. Foto: AFP/STR |
Beberapa waktu terakhir, media pemerintah Korut kerap menampilkan foto-foto Kim Ju Ae saat mendampingi ayahnya, Kim Jong Un, di berbagai acara penting, termasuk acara-acara politik besar.
Salah satu foto Kim Ju Ae yang menjadi sorotan adalah ketika bocah perempuan yang beranjak remaja itu sedang memegang senapan di lapangan tembak terbuka pada Februari lalu. Dia terlihat membidik melalui teropong senapan, dan jarinya berada di pelatuk, dengan asap mengepul dari laras senapan tersebut.
Foto tersebut, menurut mantan presiden Universitas Studi Korea Utara di Seoul, Yang Moo Jin, saat berbicara kepada AFP, "menunjukkan bahwa Kim Ju Ae memang menerima pelatihan sebagai penerus".
Sementara itu, mengenai prospek pertemuan puncak antara Korut dan Amerika Serikat (AS), Yoon mengatakan bahwa NIS menyatakan: "Hal itu dapat dianggap mungkin terjadi kapan saja."
Namun, NIS menambahkan bahwa sejauh ini, belum ada kontak konkret antara Pyongyang dan Washington yang terkonfirmasi, meskipun terdapat sejumlah pertanda adanya dialog.
Lihat juga Video 'Kim Jong Un Pamer Putrinya jago Kemudikan Tank!':











































