Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan kepada wartawan bahwa masih terlalu dini untuk membahas calon pengganti dirinya dalam pemilu presiden (pilpres) AS tahun 2028 mendatang.
Trump terkesan menghindari pembicaraan mengenai kemungkinan pencalonan Menteri Pertahanan (Menhan) AS Pete Hegseth untuk pilpres tahun 2028 mendatang.
Ketika ditanya soal laporan media NBC News yang menyebutkan bahwa Hegseth telah membahas kemungkinan maju capres AS, seperti dilansir Reuters, Selasa (1/9/2026), Trump mengatakan bahwa Menhan-nya itu telah melakukan pekerjaan yang "luar biasa".
"Namun masih terlalu dini untuk membicarakan hal itu," kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval Gedung Putih pada Senin (31/8) waktu setempat.
"Kita harus melewati pemilu sela terlebih dahulu," ucapnya.
Partai Republik yang menaungi Trump, sedang berjuang mempertahankan kendali atas kedua kamar Kongres AS, baik DPR maupun Senat, dalam pemilu sela yang dijadwalkan pada November mendatang.
Hegseth yang merupakan veteran Garda Nasional Angkatan Darat dan mantan pembawa acara televisi Fox News Channel, berkampanye untuk Partai Republik di Iowa State Fair, yang sarat nuansa politik, pada bulan ini.
Dalam postingan di media sosial pekan lalu, Hegseth menyebut laporan soal ambisi pencapresan dirinya untuk tahun 2028 sebagai "100 persen tidak benar".
(nvc/ita)