Kendaraan yang membawa Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul disetop polisi, bahkan sempat digeledah, saat dia melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Buriram di timur laut negara tersebut. Apa yang terjadi?
Momen tidak biasa itu, seperti dilansir media lokal Thailand, Khaosod English dan Bangkok Post, Selasa (18/8/2026), terjadi ketika Anutin melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Buriram pada Minggu (16/8) waktu setempat. Momen tersebut terekam video yang dipublikasikan oleh media-media lokal Thailand.
Dalam momen tersebut, sebuah kendaraan roda empat jenis MPV premium berwarna hitam disetop polisi di salah satu pos pemeriksaan yang ada di wilayah Buriram. Kendaraan tersebut kemudian diperiksa oleh para personel kepolisian dan pejabat administrasi distrik setempat.
Pemeriksaan ini dilakukan di sebuah pos pemeriksaan gabungan yang ada di luar Kantor Polisi Ban Dan. Disebutkan bahwa pos pemeriksaan itu didirikan sebagai bagian dari kebijakan pemerintah untuk meningkatkan pemeriksaan terhadap senjata api dan narkoba ilegal.
Dalam pernyataannya, Anutin membantah tuduhan bahwa pemeriksaan polisi terhadap kendaraannya di Buriram itu telah direkayasa. Dia menyebut para petugas hanya menjalankan tugas rutin mereka di pos pemeriksaan, dan meminta pihak-pihak yang mengkritik untuk tidak menanggapi pemeriksaan itu secara berlebihan.
Anutin mengatakan bahwa para petugas tidak mengenali mobilnya karena dia pada saat itu bepergian tanpa pengawalan atau iring-iringan kendaraan resmi.
Ketika ditanya apakah kunjungan itu telah direncanakan, Anutin menuturkan bahwa dirinya hanya berkunjung ke Provinsi Buriram selama masa liburan setelah beberapa minggu tidak mengunjungi provinsi tersebut.
PM Thailand itu menjelaskan bahwa dirinya bepergian bersama tim pribadinya saat hari libur dan tidak memberitahu otoritas setempat sebelumnya ataupun mengatur penyambutan khusus.
(nvc/ita)