Iran mengakui telah membatalkan rencana serangan yang dipersiapkan untuk menargetkan tiga lokasi di wilayah Ukraina, untuk membalas serangan terhadap kapal komersial Teheran di Laut Kaspia yang memakan korban jiwa.
Pembatalan serangan dilakukan setelah otoritas Kyiv menyampaikan "permintaan maaf" kepada Teheran, dan mengakui bahwa serangan tersebut tidak disengaja.
Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Selasa (4/8/2026):
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Kopilot Malaysia Lolos Pemeriksaan di Kuala Lumpur Sebelum Ditangkap di RI
Otoritas Malaysia mengungkapkan kopilot Malaysia Airlines yang ditangkap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, karena diduga menyelundupkan narkoba, telah melalui seluruh proses pemeriksaan keamanan di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA), sebelum terbang ke Indonesia.
Direktur Jenderal Badan Pengawasan dan Perlindungan Perbatasan Malaysia (AKPS), Datuk Seri Mohd Shuhaily Mohd Zain mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan pilot Mohd Saufi bin Othman (39) telah menjalani prosedur pemeriksaan sesuai ketentuan sebelum menaiki pesawat pada 28 Juli lalu.
Namun, dia menambahkan bahwa AKPS tidak terlibat dalam proses pemeriksaan bagasi. Tanggung jawab soal itu di KLIA berada di bawah Keamanan Penerbangan (atau AVSEC, yang berada di bawah Malaysia Airports).
- Atasi Hawa Panas, Korut Sarankan Warganya Makan Sup Daging Anjing
Media pemerintah Korea Utara (Korut) merekomendasikan sup daging anjing sebagai cara mengatasi hawa panas, ketika cuaca panas ekstrem menyelimuti negara tersebut. Rekomendasi ini menghidupkan kembali upaya lama Pyongyang mempromosikan hidangan kontroversial tersebut.
Rodong Sinmun, yang merupakan surat kabar Partai Buruh Korea yang berkuasa di Korut, seperti dilansir South China Morning Post dan Bangkok Post, Selasa (4/8/2026), mempublikasikan saran kesehatan pada edisi Minggu (2/8) yang berisi tips menghadapi gelombang panas.
Saran kesehatan itu juga mencakup panduan pertolongan pertama untuk penyakit yang disebabkan suhu panas.
- Kutuk Serangan Houthi, Erdogan Dukung Penuh Arab Saudi
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengutuk serangan kelompok pemberontak Houthi di Yaman terhadap kapal-kapal di Laut Merah. Erdogan juga menyampaikan dukungan penuh Turki untuk Arab Saudi selama percakapan telepon dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS) pada hari Senin (3/8) waktu setempat.
"Beliau juga menyambut baik pembentukan aliansi pertahanan maritim multinasional yang dipimpin Saudi dan mendoakan keberhasilannya dalam mencapai tujuannya," lapor kantor berita resmi Saudi, Saudi Press Agency (SPA), dilansir AFP, Selasa (4/8/2026).
SPA melaporkan, Erdogan dan MBS juga membahas perkembangan regional, hubungan bilateral, dan cara untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang.
- Kopilot Bawa Narkoba, Polisi Malaysia Selidiki Petugas Bandara Kuala Lumpur
Kepolisian Malaysia telah mengidentifikasi seorang petugas Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA), yang diyakini terkait dengan kopilot Malaysia Airlines yang ditangkap di Indonesia karena diduga menyelundupkan narkoba.
Direktur Departemen Investigasi Kriminal Narkotika Bukit Aman, Hussein Omar Khan, mengatakan orang tersebut, yang berusia 30-an tahun, termasuk di antara staf yang terlibat dalam pemeriksaan keamanan di KLIA.
"Kami akan segera memanggilnya untuk membantu penyelidikan, dan jika perlu, kami akan menangkapnya," katanya pada konferensi pers di markas polisi Selangor hari ini, seperti dilaporkan media lokal Harian Metro.
- Iran Akui Batal Menyerang Usai Ukraina Minta Maaf
Iran mengakui telah membatalkan rencana serangan yang dipersiapkan untuk menargetkan tiga lokasi di wilayah Ukraina, untuk membalas serangan terhadap kapal komersial Teheran di Laut Kaspia yang memakan korban jiwa.
Pembatalan serangan dilakukan setelah otoritas Kyiv menyampaikan "permintaan maaf" kepada Teheran, dan mengakui bahwa serangan tersebut tidak disengaja.
Pengakuan itu, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa (4/8/2026), disampaikan oleh penasihat militer senior untuk pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, Mohsen Rezaei, dalam wawancara dengan televisi pemerintah Iran pada Senin (3/8) waktu setempat.
Tonton juga video "Malaysia Selidiki Lolosnya Kopilot Kurir 26 Kg Ekstasi ke Indonesia"










































