Adik perempuan dari pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, geram pada ASEAN karena berupaya mewujudkan Semenanjung Korea yang bebas nuklir. Dia mengecam posisi ASEAN tersebut sebagai "bodoh dan konyol".
Pada forum regional tahunannya pekan lalu, Perhimpunan Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN) menyatakan "keprihatinan mendalam" atas pengembangan senjata nuklir Pyongyang yang sedang berlangsung. ASEAN juga menekankan pentingnya dialog "untuk mewujudkan perdamaian dan stabilitas abadi di Semenanjung Korea yang bebas nuklir".
Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Senin (27/7/2026):
- Mantan Presiden Honduras Kembali ke Negaranya Usai Diampuni Trump
Mantan Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez meninggalkan Amerika Serikat (AS) dan telah kembali ke tanah airnya, setelah mendapatkan pengampunan dari Presiden AS Donald Trump tahun lalu.
Trump memberikan pengampunan kepada Hernandez pada Desember tahun lalu, setelah mantan presiden Honduras itu dijatuhi hukuman 45 tahun penjara oleh pengadilan AS atas kasus perdagangan narkoba. Saat menjelaskan alasannya, Trump menyebut Hernandez tidak mendapatkan persidangan yang adil dan telah dijebak oleh pemerintahan mantan Presiden AS Joe Biden.
Hernandez, seperti dilansir AFP, Senin (27/7/2026), mendarat dengan pesawat pribadi di Tegucigalpa, ibu kota Honduras, pada Minggu (26/7) waktu setempat, sebelum kemudian menghadiri sebuah rally di kota Comayagua. Kepulangannya ke Honduras terjadi empat tahun setelah dia diekstradisi ke AS.
- Diam-diam, Bahrain-Kuwait Kerahkan Jet Tempur untuk Serang Iran
Bahrain dan Kuwait secara diam-diam mengerahkan jet tempur untuk menyerang target-target di wilayah Iran. Ini menandai tindakan pembalasan langsung pertama mereka terhadap Iran.
Media terkemuka Wall Street Journal (WSJ) yang mengutip sumber-sumber yang mengetahui detail serangan tersebut, melaporkan bahwa serangan udara yang dilakukan awal bulan tersebut menargetkan fasilitas penyimpanan drone dan rudal Iran, di antara situs-situs militer lainnya.
Dilansir Jerusalem Post, Senin (27/7/2026), sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan kepada WSJ, bahwa kedua negara Teluk tersebut memiliki angkatan udara yang relatif kecil yang dilengkapi dengan pesawat AS dan Eropa, tetapi tidak bersedia membiarkan Teheran terus menyerang mereka tanpa balasan.
- Iran Wanti-wanti Israel dan Inggris Tidak Bantu AS dalam Perang!
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah memperingatkan rezim Israel dan Inggris agar tidak membantu dan mendukung Amerika Serikat dalam perangnya terhadap Iran.
(ita/ita)