Sebuah laporan media Israel menyebutkan setidaknya 8 tentara dan petugas polisi Israel tewas setelah melakukan bunuh diri pada bulan April 2026 ini.
Investigasi media Israel, Haaretz yang diterbitkan pada hari Minggu (26/4) mengungkapkan peningkatan tajam dalam kasus bunuh diri di kalangan militer dan kepolisian Israel. Setidaknya 10 tentara aktif mengakhiri hidup mereka sejak awal tahun 2026, termasuk 6 kasus hanya dalam bulan ini saja.
Dilansir Press TV, Senin (27/4/2026), menurut laporan Haaretz, sepanjang bulan April ini, 6 tentara dan 2 personel polisi yang masih aktif bertugas, telah bunuh diri, bersama dengan 3 anggota cadangan yang telah berpartisipasi dalam serangan di Gaza. Ini merupakan peningkatan yang signifikan.
Tren ini melanjutkan eskalasi yang lebih luas sejak 7 Oktober 2023, ketika Israel memulai serangan di Gaza, dengan 7 kasus bunuh diri di kalangan personel aktif pada akhir tahun 2023, 21 kasus pada tahun 2024, dan 22 kasus pada tahun 2025; angka tertinggi dalam 15 tahun terakhir.
Kasus tambahan termasuk setidaknya 15 mantan tentara yang meninggal karena bunuh diri setelah diberhentikan pada akhir tahun 2025, dengan setidaknya 4 kasus lagi sejak saat itu, termasuk 3 kasus bulan lalu.
Laporan tersebut mengaitkan peningkatan itu dengan meningkatnya tekanan psikologis akibat serangan berkepanjangan di Gaza, berkurangnya sistem pendukung, dan kegagalan sistemik.
(ita/ita)