Pasukan Israel menembak mati dua warga Palestina dalam insiden terpisah di Tepi Barat. Militer Israel menyebut seorang pria bersenjata pisau berlari ke arah tentara yang beroperasi di dekat kota Dura di Tepi Barat selatan.
"Tak lama setelah identifikasi, tentara melepaskan tembakan dan melenyapkannya," kata militer dilansir AFP, Senin (30/3/2026).
Kementerian Kesehatan Palestina yang berbasis di Ramallah mengidentifikasinya sebagai Ramzi al-Awawdeh, 22 tahun, yang menurut mereka tewas "akibat tembakan Israel pada subuh hari ini di kota Khursa" dekat Dura.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam insiden terpisah kemudian pada Senin Senin (30/3) pagi, militer mengatakan mereka menembak dan "menetralisir" seorang pria yang mempercepat kendaraannya ke arah tentara yang ditempatkan di dekat kota Tulkarem di Tepi Barat utara.
Militer Israel terkadang menggunakan kata "menetralisir" dalam kasus di mana seseorang terbunuh.
Kementerian Kesehatan mengatakan Abdulrahman Abu al-Rub yang berusia 31 tahun ditembak mati pasukan Israel di pos pemeriksaan Anab dekat Tulkarem.
Kekerasan di Tepi Barat, wilayah Palestina yang diduduki Israel sejak 1967, telah meningkat sejak serangan 7 Oktober 2023 terhadap Israel oleh Hamas, yang memicu perang di Gaza.
Menurut perhitungan AFP berdasarkan angka dari kementerian kesehatan Palestina, setidaknya 1.056 warga Palestina-termasuk banyak militan serta warga sipil-telah tewas oleh tentara atau pemukim Israel di Tepi Barat sejak dimulainya perang Gaza.
Setidaknya 46 warga Israel, baik warga sipil maupun tentara, telah tewas di wilayah yang sama dalam serangan Palestina atau selama operasi militer Israel, menurut data resmi Israel.
Lihat juga Video: Detik-detik Warga Israel Bakar Tenda Warga Palesina di Tepi Barat











































