×
Ad

Iran Bersikeras Tolak Pembatasan Pengayaan Uraniumnya

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 10 Apr 2026 14:17 WIB
Kepala badan energi nuklir Iran, Mohammad Eslami (dok. Reuters)
Teheran -

Badan energi nuklir Iran menolak segala pembatasan terhadap pengayaan uranium negara tersebut. Otoritas Iran menegaskan tuntutan Amerika Serikat (AS) dan Israel soal pembatasan pengayaan uranium "tidak akan terwujud".

Penegasan tersebut, seperti dilansir AFP dan Euronews, Jumat (10/4/2026), disampaikan oleh kepala badan energi nuklir Iran, Mohammad Eslami, dalam pernyataan yang dikutip kantor berita Iran, ISNA News Agency, pada Kamis (9/4) waktu setempat.

"Klaim dan tuntutan musuh-musuh kita untuk membatasi program pengayaan Iran hanyalah keinginan yang akan terkubur," kata Eslami dalam pernyataannya.

Pernyataan itu disampaikan menjelang perundingan yang akan berlangsung pada akhir pekan, antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, dengan dimediasi Pakistan.

"Semua konspirasi dan tindakan musuh-musuh kita, termasuk perang brutal ini, tidak membuahkan hasil. Sekarang, mereka berupaya mencapai sesuatu melalui negosiasi," cetus Eslami.

Isu pengayaan uranium menjadi fokus dalam hubungan negara-negara Barat dengan Iran selama lebih dari dua dekade. AS dan sekutu-sekutunya menuduh Teheran berupaya mengembangkan senjata nuklir, namun Iran selalu bersikeras bahwa program nuklirnya hanya untuk tujuan sipil.

Presiden AS Donald Trump bersikeras menyatakan "tidak akan ada pengayaan uranium" oleh Iran setelah perang. Dalam pernyataan sebelum perang berkecamuk, dia berargumen bahwa Teheran sedang membangun senjata nuklir -- klaim yang tidak didukung oleh badan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).




(nvc/ita)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork