5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 13 Mar 2026 18:25 WIB
PM Israel Benjamin Netanyahu (dok. Reuters)
PM Israel Benjamin Netanyahu (dok. Reuters)
Jakarta -

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengancam akan membunuh pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei. Kapal induk Amerika Serikat (AS), USS Gerald R Ford, dilanda kebakaran di perairan Laut Merah pada Kamis (12/3).

Ancaman Netanyahu terhadap Mojtaba itu disampaikan saat PM Israel tersebut muncul dalam sebuah jumpa pers via tautan video. Ini menjadi kemunculan pertama Netanyahu di hadapan awak media sejak Israel, bersama AS, melancarkan serangan skala besar terhadap Iran pada 28 Februari lalu.

Sementara itu, Komando Angkatan Laut Pusat AS (NAVCENT), atau Armada Kelima AS, mengumumkan bahwa USS Gerald R Ford mengalami kebakaran saat beroperasi di Laut Merah untuk mendukung operasi militer terhadap Iran. Namun NAVCENT menegaskan kebakaran itu tidak ada kaitannya dengan pertempuran melawan Iran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Jumat (13/3/2026):

- Netanyahu Muncul Perdana, Langsung Ancam Bunuh Mojtaba Khamenei

ADVERTISEMENT

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu muncul pertama kalinya sejak serangan Iran membombardir sejumlah wilayah Tel Aviv. Dia muncul dalam sebuah video jumpa pers dengan mengeluarkan ancaman akan membunuh pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei.

Dilansir Reuters, Jumat (13/3/2026), ini adalah pertama kalinya Netanyahu muncul sejak dimulainya perang. Dia muncul berdiri di antara dua bendera Israel dan menjawab pertanyaan melalui tautan video.

Netanyahu mengatakan Iran "tidak lagi sama" setelah hampir dua minggu pemboman. Dia bahkan mengatakan Garda Revolusi dan pasukan paramiliter Basij telah menderita.

- USS Gerald R Ford Terbakar di Laut Merah, AS Tepis karena Serangan Iran

Salah satu dari dua kapal induk Amerika Serikat (AS) yang ada di kawasan Timur Tengah, USS Gerald R Ford, dilanda kebakaran di perairan Laut Merah pada Kamis (12/3) waktu setempat. Angkatan Laut AS dengan cepat menegaskan kebakaran itu tidak ada kaitannya dengan pertempuran melawan Iran.

Sedikitnya dua awak USS Gerald R Ford, yang merupakan kapal induk terbesar di dunia itu, mengalami luka-luka akibat kebakaran tersebut.

Komando Angkatan Laut Pusat AS (NAVCENT), atau Armada Kelima AS, dalam pernyataannya, seperti dilansir Al Arabiya dan Anadolu Agency, Jumat (13/3/2026), mengumumkan bahwa USS Gerald R Ford mengalami kebakaran saat beroperasi di Laut Merah untuk mendukung operasi militer terhadap Iran.

- Presiden Iran Ingatkan AS Tak Menyerang dari Pangkalan Negara Teluk

Presiden Iran Masoud Pezeshkian memperingatkan agar Amerika Serikat (AS) tidak melancarkan serangan dari pangkalan-pangkalan militernya di negara-negara Teluk yang bertetangga dengan Iran.

Pezeshkian menegaskan bahwa setiap serangan terhadap Iran dari pangkalan militer AS di negara-negara Teluk "tidak dapat diterima dalam keadaan apa pun".

Hal tersebut disampaikan Pezeshkian saat berbicara via telepon dengan Sultan Oman Haitham bin Tariq, seperti dilansir Anadolu Agency, Jumat (13/3/2026). Dalam percakapan telepon itu, kedua pemimpin membahas perkembangan situasi regional saat perang terus berkecamuk antara Iran melawan AS dan Israel.

- Pesawat Tanker Militer AS Jatuh di Irak, Klaim Bukan Ditembak Iran

Amerika Serikat (AS) mengatakan pesawatnya jatuh di Irak bagian barat. AS mengklaim pesawat ini jatuh bukan karena serangan Iran.

Dilansir Aljazeera, Jumat (13/3/2026), Komando Pusat AS yang mengawasi operasi di Timur Tengah, mengeluarkan pernyataan yang mengumumkan jatuhnya pesawat. Dalam pengumuman itu juga disebutkan saat ini mereka sedang melakukan upaya penyelamatan terhadap awak kapal.

Tidak ada indikasi langsung apakah ada korban jiwa atau selamat.

- Trump Meyakini Mojtaba Khamenei Alami Cedera Akibat Serangan AS-Israel

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meyakini bahwa pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, mengalami cedera. Hal ini di tengah spekulasi soal Mojtaba mengalami luka-luka akibat serangan awal AS dan Israel pada akhir Februari lalu.

Serangan awal AS-Israel itu telah menewaskan ayah Mojtaba, Ayatollah Ali Khamenei, dan sejumlah anggota keluarganya.

Pernyataan terbaru Trump soal kondisi Mojtaba itu, seperti dilansir Al Jazeera dan Reuters, Jumat (13/3/2026), disampaikan dalam wawancara dengan wartawan Fox News, Brian Kilmeade, yang ditayangkan pada Kamis (12/3) malam.

Lihat juga Video: Terpopuler Sepekan: Try Sutrisno Wafat-Pemimpin Tertinggi Iran Tewas

Halaman 2 dari 2
(nvc/nvc)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads