Pesawat Tanker Militer AS Jatuh di Irak, Klaim Bukan Ditembak Iran

Pesawat Tanker Militer AS Jatuh di Irak, Klaim Bukan Ditembak Iran

Zunita Putri - detikNews
Jumat, 13 Mar 2026 10:16 WIB
File photo of a B-52 bomber during a 2016 fly-past in France. (AFP/Elliott VERDIER)
Read more at https://www.channelnewsasia.com/news/asia/us-b-52s-fly-over-south-and-east-china-seas-10762190
Foto ilustrasi Pesawat AS: (AFP/Elliott VERDIER)
Jakarta -

Amerika Serikat (AS) mengatakan pesawatnya jatuh di Irak bagian barat. AS mengklaim pesawat ini jatuh bukan karena serangan Iran.

Dilansir Aljazeera, Jumat (13/3/2026), Komando Pusat AS yang mengawasi operasi di Timur Tengah, mengeluarkan pernyataan yang mengumumkan jatuhnya pesawat. Dalam pengumuman itu juga disebutkan saat ini mereka sedang melakukan upaya penyelamatan terhadap awak kapal.

Tidak ada indikasi langsung apakah ada korban jiwa atau selamat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Komando Pusat AS mengetahui hilangnya pesawat pengisian bahan bakar KC-135 AS," kata pernyataan itu.

"Insiden tersebut terjadi di wilayah udara sekutu selama Operasi Epic Fury, dan upaya penyelamatan sedang berlangsung," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Kecelakaan itu diduga melibatkan dua pesawat, kemungkinan bertabrakan atau melakukan manuver jarak dekat. Pesawat kedua, katanya, 'mendarat dengan selamat'. Mereka juga menyebut pesawat itu jatuh bukan karena serangan Iran.

"Ini bukan karena tembakan musuh atau tembakan sekutu," tambah pernyataan itu.

Sebelum kecelakaan pesawat, militer AS telah melaporkan bahwa tujuh anggota militer tewas dalam perang yang sedang berlangsung. Sebanyak 140 lainnya terluka.

Juru bicara Pentagon Sean Parnell menyebutkan delapan orang mengalami cedera parah. Kecelakaan pada hari Kamis adalah yang terbaru yang menimpa militer AS sejak memulai operasi melawan Iran pada 28 Februari.

Sebelumnya, tiga jet tempur telah ditembak jatuh dalam insiden tembakan salah sasaran pada 1 Maret, hanya satu hari setelah perang dimulai.

Komando Pusat menjelaskan bahwa jet-jet tersebut, tiga F-15E Strike Eagle, "secara keliru ditembak jatuh oleh pertahanan udara Kuwait" selama situasi pertempuran aktif, ketika Iran melancarkan serangan balasan di sebagian besar Timur Tengah. Dalam insiden tersebut, enam personel pesawat tempur berhasil melontarkan diri dengan selamat dan dievakuasi dalam kondisi stabil.

Tonton juga video "Iran Kembali Luncurkan Rudal Balistik di Tengah Gempuran AS-Israel"

(zap/haf)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini