Presiden Iran Ingatkan AS Tak Menyerang dari Pangkalan Negara Teluk

Presiden Iran Ingatkan AS Tak Menyerang dari Pangkalan Negara Teluk

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 13 Mar 2026 10:32 WIB
Presiden Iran Masoud Pezeshkian (dok. Reuters)
Presiden Iran Masoud Pezeshkian (dok. Reuters)
Teheran -

Presiden Iran Masoud Pezeshkian memperingatkan agar Amerika Serikat (AS) tidak melancarkan serangan dari pangkalan-pangkalan militernya di negara-negara Teluk yang bertetangga dengan Iran.

Pezeshkian menegaskan bahwa setiap serangan terhadap Iran dari pangkalan militer AS di negara-negara Teluk "tidak dapat diterima dalam keadaan apa pun".

Hal tersebut disampaikan Pezeshkian saat berbicara via telepon dengan Sultan Oman Haitham bin Tariq, seperti dilansir Anadolu Agency, Jumat (13/3/2026). Dalam percakapan telepon itu, kedua pemimpin membahas perkembangan situasi regional saat perang terus berkecamuk antara Iran melawan AS dan Israel.

Pezeshkian mengatakan bahwa Iran menghargai hubungan yang terjalin dengan negara-negara tetangganya. Namun dia juga memperingatkan agar tidak ada serangan menargetkan wilayah Iran yang berasal dari pangkalan-pangkalan AS yang ada di wilayah negara-negara tetangganya itu.

"Setiap serangan terhadap Iran yang dilancarkan dari pangkalan militer AS yang terletak di wilayah negara-negara regional tidak dapat diterima dalam keadaan apa pun," tegas Pezeshkian.

Situasi di kawasan Timur Tengah memanas sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan skala besar terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Rentetan serangan itu menewaskan tokoh pemimpin dan pejabat tinggi Teheran, termasuk pemimpin tertinggi negara tersebut, Ayatollah Ali Khamenei.

Iran merespons dengan gelombang serangan rudal dan drone terhadap target-target di Israel dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.

Dalam percakapan telepon tersebut, Pezeshkian juga mengomentari soal laporan insiden di Pelabuhan Salalah, Oman. Dia menegaskan bahwa aksi militer Iran hanya menargetkan area-area yang secara langsung terlibat dalam serangan terhadap wilayahnya.

Pezeshkian menambahkan bahwa: "Penyelidikan komprehensif pasti akan dilakukan terkait insiden ini."

Tonton juga video "Dubes Iran untuk PBB: Selat Hormus Takkan Ditutup, Tapi"

Halaman 2 dari 2
(nvc/zap)


Berita Terkait