Serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Teheran menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei. Pembaca acara TV pemerintah Iran menangis saat mengumumkan kematian Khamenei.
Dilansir BBC dan CNN, Minggu (1/3/2026), pembawa acara tersebut membacakan pernyataan dari Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran. Pernyataan tersebut mengkonfirmasi kematian Khamenei.
"Pemimpin dan Imam umat Islam, Yang Mulia Ayatollah Seyyed Ali Hosseini Khamenei, dalam perjuangan menjunjung tinggi keagungan tempat suci Republik Islam Iran, telah berpulang ke surga dan bergabung dengan Kerajaan Surgawi Tertinggi" ujar pembawa acara sambil terisak.
Kantor berita IRNA dan Fars melaporkan Khamenei tewas di kantornya saat sedang 'melakukan tugas yang diberikan kepadanya' pada Sabtu (28/2) pagi.
Namun, belum ada laporan lebih detail seputar pembunuhannya yang diumumkan. Pemerintah Iran dilaporkan telah menetapkan 40 hari berkabung.
Israel dan AS menyerang Iran dengan rudal sejak kemarin. Serangan itu menargetkan sejumlah lokasi di Iran.
(isa/imk)