Janji Iran Balas Kematian Ayatollah Khamenei

Janji Iran Balas Kematian Ayatollah Khamenei

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 02 Jul 2026 20:05 WIB
FILE PHOTO: Irans Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei waves during a meeting with students in Tehran, Iran, November 2, 2024. Office of the Iranian Supreme Leader/WANA (West Asia News Agency)/Handout via REUTERS/File Photo ATTENTION EDITORS - THIS
Foto: Ayatollah Khamenei (West Asia News Agency)/HO/REUTERS
Teheran -

Iran berjanji bakal membalas kematian pemimpin tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei. Badan keamanan tertinggi Iran menegaskan pembalasan itu akan dilakukan "pada waktu yang tepat".

"Kepalan tangan Pemimpin yang gugur pada saat wafatnya akan tetap menjadi simbol abadi doktrin keamanan nasional Iran," kata Mohammad Baqer Zolqadr, sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, dalam sebuah pernyataan, dilansir media Iran, Press TV, Kamis (2/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zolqadr, seorang komandan veteran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang diangkat ke posisi keamanan tertinggi pada 24 Maret setelah pembunuhan pendahulunya Ali Larijani dalam serangan AS-Israel, mengeluarkan peringatan tersebut menjelang upacara pemakaman Khamenei.

"Berkas pembalasan atas darah suci Khamenei yang Agung dan para martir Iran yang tertindas tetap terbuka," tegas Zolqadr.

"Para pelaku dan mereka yang memerintahkan kejahatan ini, pada waktu yang tepat -- yang tidak akan lama lagi -- akan menghadapi hukuman yang setimpal di tangan 'unsur-unsur yang benar'," imbuhnya.

Pemakaman Khamenei

Saat ini, Iran bersiap menggelar seremoni pemakaman megah untuk Khamenei, yang tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari lalu. Foto Khamenei dalam ukuran besar telah dipasang di kompleks Grand Mosalla di Teheran, saat para pekerja mempersiapkan seremoni pemakaman secara besar-besaran.

People move past a billboard with an image which depicts Iran's late Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei embracing late senior Iranian military commander General Qassem Soleimani, in Tehran, Iran, June 28, 2026. Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS PICTURE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. ISRAEL OUT. NO COMMERCIAL OR EDITORIAL SALES IN ISRAEL. NO ACCESS FOR ISRAELI MEDIA. NO USE BBC PERSIAN. NO USE VOA PERSIAN. NO USE MANOTO. NO USE IRAN INTERNATIONAL. NO USE RADIO FARDA. DIGITAL: NO USE BBC PERSIAN. NO USE VOA PERSIAN. NO USE MANOTO. NO USE IRAN INTERNATIONAL. NO USE RADIO FARDA.Foto Khamenei dalam ukuran besar telah dipasang di kompleks Grand Mosalla di Teheran (Foto: via REUTERS/Majid Asgaripour)

Pemakaman Khamenei, yang sempat tertunda akibat memuncaknya perang di Timur Tengah, akan digelar saat Iran dan AS sedang dalam masa gencatan senjata setelah penandatanganan perjanjian awal untuk mengakhiri konflik.

Khamenei, yang menjadi sosok spiritual bagi banyak penganut Syiah, wafat dalam usia 86 tahun di kediamannya di pusat ibu kota Iran pada 28 Februari, hari pertama perang berkecamuk.

Seremoni pemakamannya yang digelar terbuka untuk umum, akan dimulai pada Sabtu (4/7) mendatang. Jenazah Khamenei akan disemayamkan di kompleks Grand Mosalla, atau secara resmi disebut Imam Khomeini Mosalla, di pusat kota Teheran yang biasa menjadi lokasi salat Jumat akbar, seremoni resmi, dan pertemuan keagamaan besar-besaran di Iran.

Jenazah para anggota keluarga Khamenei yang meninggal dalam serangan yang sama juga akan disemayamkan di sana. Seremoni pemakaman itu, menurut para pejabat Iran, diperkirakan akan dihadiri oleh 15 juta hingga 20 juta pelayat, yang akan menjadikannya sebagai pemakaman kenegaraan terbesar dalam sejarah negara Syiah tersebut.

Simak juga Video Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan 9 Juli Mendatang

Halaman 2 dari 2
(isa/isa)


Berita Terkait