×
Ad

Iran Tak Akan Menyerah pada Tuntutan Berlebihan soal Program Nuklir

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 11 Feb 2026 17:10 WIB
Presiden Iran Masoud Pezeshkian (Foto: Hayk Baghdasaryan/Photolure via REUTERS/ File Photo Purchase Licensing Rights)
Jakarta -

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa negaranya "tidak akan menyerah pada tuntutan berlebihan" terkait program nuklirnya. Ini disampaikannya pada hari Rabu (11/2), seiring Teheran melanjutkan pembicaraan dengan Amerika Serikat.

"Negara kita, Iran, tidak akan menyerah pada tuntutan berlebihan mereka," katanya dalam pidato untuk peringatan ke-47 Revolusi Islam Iran, yang diperingati di tengah ancaman militer dari Amerika Serikat.

"Iran kita tidak akan menyerah dalam menghadapi agresi, tetapi kita terus berdialog dengan sekuat tenaga dengan negara-negara tetangga untuk membangun perdamaian dan ketenangan di kawasan ini," imbuh pemimpin Iran itu, dilansir kantor berita AFP, Rabu (11/2/2026).

Pezeshkian juga mengatakan bahwa negaranya siap untuk "verifikasi apa pun" dari program nuklirnya, dan menegaskan bahwa Teheran tidak berupaya memperoleh senjata atom.

"Kita tidak berupaya memperoleh senjata nuklir. Kita telah menyatakan ini berulang kali dan siap untuk verifikasi apa pun," katanya.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran ingin mencapai kesepakatan nuklir. Trump mengatakan "mereka akan bodoh jika tidak melakukannya".

"Seperti yang Anda ketahui, kita memiliki armada besar saat ini yang menuju ke Iran. Kita akan lihat apa yang terjadi. Saya pikir mereka ingin membuat kesepakatan. Saya pikir mereka akan bodoh jika tidak melakukannya," kata Trump kepada Larry Kudlow dari Fox Business dalam sebuah wawancara sebagaimana dilansir CNN, Rabu (11/2/2026).




(ita/ita)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork