5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 27 Jan 2026 17:41 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: AFP)
Jakarta -

Media Israel, Channel 14 melaporkan bahwa Amerika Serikat dan Israel telah mencapai kesepakatan untuk melakukan serangan cepat dan keras terhadap Iran, jika diperlukan.

Komandan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), Brad Cooper, mengadakan pertemuan pada hari Minggu lalu dengan para pejabat senior dari militer Israel di Tel Aviv. Pertemuan tersebut membahas beberapa isu, termasuk situasi dengan Iran.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Selasa (27/1/2026):

- Kapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Trump: Armada Besar di Dekat Iran

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan "armada besar" telah dikerahkan ke dekat Iran, setelah militer AS mengumumkan kapal induk USS Abraham Lincoln, beserta kelompok tempurnya, telah tiba di kawasan Timur Tengah.

Trump bahkan menyebut pengerahan itu lebih besar dari pengerahan aset militer AS ke sekitar Venezuela beberapa waktu lalu, yang berujung penggulingan dan penangkapan Presiden Nicolas Maduro.

"Kita memiliki armada besar di dekat Iran. Lebih besar dari Venezuela," kata Trump dalam wawancara dengan media Axios, seperti dilansir The Times of Israel dan TASS, Selasa (27/1/2026).

- 6 WNI Dihukum Bui-Cambuk Gegara Masuk Singapura secara Ilegal

Enam pria berkewarganegaraan Indonesia (WNI) dijatuhi hukuman penjara dan hukuman cambuk setelah kedapatan masuk ke Singapura secara ilegal. Keenam WNI ini telah dideportasi ke Indonesia terkait pelanggaran imigrasi, namun berusaha kembali masuk ke Singapura secara ilegal dengan sampan.

Mereka ditangkap otoritas Singapura setelah sampan yang mereka gunakan tenggelam.

Dalam persidangan di Singapura, seperti dilansir Channel News Asia, Selasa (27/1/2026), enam pria WNI itu dijatuhi hukuman penjara bervariasi, mulai dari satu tahun penjara hingga satu tahun sembilan bulan penjara. Mereka juga dijatuhi hukuman cambuk, mulai dari empat kali hingga 10 kali cambukan.

- Trump Dapat Laporan Intelijen Soal Rezim Iran Kini di Titik Terlemah

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menerima beberapa laporan intelijen AS yang mengindikasikan melemahnya rezim Iran sejak diguncang unjuk rasa antipemerintah, beberapa waktu terakhir.




(ita/ita)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork