AS-Israel Sepakat Serang Iran Jika Diperlukan!

AS-Israel Sepakat Serang Iran Jika Diperlukan!

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 27 Jan 2026 16:22 WIB
AS-Israel Sepakat Serang Iran Jika Diperlukan!
Ilustrasi bendera Iran dan Amerika Serikat (Foto: Getty Images/AFP)
Jakarta -

Media Israel, Channel 14 melaporkan bahwa Amerika Serikat dan Israel telah mencapai kesepakatan untuk melakukan serangan cepat dan keras terhadap Iran, jika diperlukan.

Komandan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), Brad Cooper, mengadakan pertemuan pada hari Minggu lalu dengan para pejabat senior dari militer Israel di Tel Aviv. Pertemuan tersebut membahas beberapa isu, termasuk situasi dengan Iran.

Dilansir Middle East Monitor, Selasa (27/1/2026), pada Minggu malam waktu setempat, Channel 14 menerbitkan detail baru untuk pertama kalinya tentang pertemuan tersebut. Menurut laporan tersebut, mereka yang hadir memiliki pandangan yang serupa dan sepakat untuk melanjutkan kerja sama erat antara kedua militer.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama pertemuan, para pejabat AS mengatakan bahwa kesiapan penuh terkait Iran membutuhkan waktu dan persiapan. Namun, mereka menekankan bahwa Amerika Serikat selalu siap untuk mengambil tindakan spesifik.

ADVERTISEMENT

Berbicara tentang kemungkinan serangan AS terhadap Iran, Cooper mengatakan bahwa pemikiran AS didasarkan pada pelaksanaan operasi yang cepat, mendadak, dan bersih, menurut media Palestina, Kantor Berita Ma'an.

Selain itu, para pejabat AS percaya bahwa perubahan rezim di Iran saat ini adalah kebutuhan utama. Jika serangan terjadi, diperkirakan akan menargetkan mereka yang bertanggung jawab atas tindakan melukai warga sipil dan demonstran.

Secara terpisah, komandan Komando Pusat AS tersebut menegaskan bahwa Amerika Serikat berkomitmen untuk melindungi sekutunya di Timur Tengah, termasuk Israel, dan tidak akan membiarkan mereka terluka, menurut saluran televisi Israel, Channel 14.

Di tengah ketegangan antara AS dan Iran, kapal induk Amerika Serikat USS Abraham Lincoln dilaporkan telah tiba di Timur Tengah pada hari Senin (26/1) waktu setempat. Ini secara dramatis meningkatkan kekuatan militer Amerika Serikat di kawasan tersebut.

Kapal induk tersebut dan kapal-kapal pendampingnya diperintahkan ke wilayah tersebut ketika Iran menindak keras protes massal. Meskipun Presiden Donald Trump sejak itu mengendurkan ancaman aksi militernya terhadap Iran, ia tetap bersikeras bahwa semua opsi tetap terbuka.

Kelompok tempur tersebut "saat ini dikerahkan ke Timur Tengah untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas regional," kata Komando Pusat AS, yang bertanggung jawab atas pasukan Amerika di wilayah tersebut, dalam sebuah unggahan di media sosial X, dilansir kantor berita AFP, Selasa (27/1/2026).

Lihat juga Video Araqchi: AS-Israel Terlibat Aksi Terorisme di Iran!

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads