Kisah PM Thailand Paetongtarn Shinawatra, Skandal Telepon Berujung Dipecat

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 29 Agu 2025 17:18 WIB
PM Thailand Paetongtarn Shinawatra (dok. REUTERS/Athit Perawongmetha)
Bangkok -

Perdana Menteri (PM) Thailand Paetongtarn Shinawatra diberhentikan oleh Mahkamah Konstitusi, yang menyatakan pemimpin muda itu telah melakukan pelanggaran etika terkait skandal telepon dengan mantan pemimpin Kamboja Hun Sen.

Paetongtarn, yang kini berusia 39 tahun, mencetak sejarah sebagai PM termuda Thailand saat resmi menjabat pada Agustus 2024 lalu. Dia merupakan anak perempuan mantan PM Thaksin Shinawatra dan anggota dinasti politik Shinawatra yang berpengaruh di negara tersebut.

Namun, dengan putusan Mahkamah Konstitusi pada Jumat (29/8) waktu setempat, Paetongtarn harus lengser setelah menjabat hanya selama satu tahun.

Percakapan telepon antara Paetongtarn dengan Hun Sen pada Juni lalu, seperti dilansir CNN dan Reuters, Jumat (29/8/2025), menjadi pemicu kehancurannya.

Rekaman audio dari percakapan telepon itu bocor ke publik, dan menunjukkan Paetongtarn tampak tunduk pada Hun Sen, bahkan mengkritik seorang jenderal populer Thailand. Kritikan keras dari publik langsung menghujaninya.

Rekaman Percakapan Telepon Paetongtarn-Hun Sen Bocor

Dalam percakapan telepon yang bocor ke publik itu, yang terjadi pada 15 Juni saat ketegangan perbatasan Thailand-Kamboja meningkat, Paetongtarn memanggil Hun Sen dengan sebutan "paman" dan tampak mengkritik tindakan militernya sendiri dalam bentrokan perbatasan yang menewaskan seorang tentara Kamboja.

Paetongtarn juga mengatakan jika Hun Sen "menginginkan sesuatu, katakan saya kepada saya, dan saya akan mengurusnya" -- pernyataan kontroversial ini menjadi inti dari kasus yang menjeratnya.

Pernyataan Paetongtarn dalam rekaman audio yang bocor -- yang dikonfirmasi keasliannya oleh kedua negara -- menyentuh hati rakyat Thailand. Semangat nasionalisme sudah meninggi terkait sengketa perbatasan, dengan para pengkritik menuduhnya mengkompromikan kepentingan nasional negara.

Tonton juga video "PM Thailand: Kami Tidak Akan Menyerahkan Kedaulatan Kami" di sini:



Simak Video "Video: Ekspresi PM Thailand Usai Diskors dari Jabatannya"


(nvc/ita)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork