Israel Sesalkan Malfungsi Drone yang Tewaskan 2 Tentara Lebanon

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 29 Agu 2025 14:41 WIB
Tentara Lebanon berpatroli di wilayahnya (dok. Reuters)
Tel Aviv -

Militer Israel menyatakan penyesalan atas insiden mematikan ketika drone yang diluncurkannya meledak setelah jatuh di dalam wilayah Lebanon bagian selatan. Ledakan drone itu menewaskan dua tentara Lebanon dan melukai dua tentara lainnya.

Militer Lebanon mengatakan pada Kamis (28/8) bahwa sebuah drone Israel meledak setelah terjatuh di area Ras al-Naqoura, bagian selatan negara tersebut. Drone itu meledak saat diperiksa oleh sejumlah personel militer Lebanon.

Presiden Lebanon Joseph Aoun mengatakan bahwa "militer sekali lagi membayar dengan darah, harga untuk menjaga stabilitas di wilayah selatan".

Juru bicara militer Israel dalam pernyataannya, seperti dilansir Reuters dan The Times of Israel, Jumat (29/8/2025), mengaitkan insiden itu dengan malfungsi teknis. Dijelaskan juga bahwa drone tersebut diluncurkan dengan menargetkan infrastruktur kelompok Hizbullah yang ada di Lebanon bagian selatan.

Militer Israel, atau Angkatan Bersenjata Israel (IDF), menyatakan pihaknya telah membuka penyelidikan terhadap insiden tersebut.

Diakui oleh militer Israel dalam pernyataannya bahwa "IDF menerima laporan soal sejumlah tentara Lebanon mengalami luka-luka". Dalam pernyataannya, militer Israel tidak menyebut soal korban jiwa dalam insiden di Lebanon tersebut.

"Kemungkinan bahwa insiden itu disebabkan oleh ledakan senjata IDF sedang diselidiki," sebut militer Israel dalam pernyataannya.

Militer Israel menambahkan bahwa pihaknya "menyesalkan kerugian yang dialami militer Lebanon".




(nvc/ita)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork