PM Inggris Desak Israel Pikir-pikir Lagi Soal Ambil Alih Kota Gaza

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 08 Agu 2025 14:46 WIB
PM Inggris Keir Starmer (Foto: dok. Reuters
Jakarta -

Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer mengomentari rencana Israel untuk menguasai Kota Gaza. Dia menyebut hal itu "keliru" dan meminta Israel untuk segera mempertimbangkan kembali keputusan tersebut.

"Tindakan ini tidak akan mengakhiri konflik ini atau membantu mengamankan pembebasan para sandera," katanya, dilansir kantor berita AFP, Jumat (8/8/2025). Pemimpin Inggris tersebut memperingatkan bahwa hal itu "hanya akan membawa lebih banyak pertumpahan darah".

Dalam pernyataannya pada hari Jumat (8/8), Starmer mengatakan bahwa "keputusan Israel untuk meningkatkan serangannya di Gaza adalah salah, dan kami mendesaknya untuk segera mempertimbangkan kembali".

"Setiap hari krisis kemanusiaan di Gaza semakin memburuk dan para sandera yang ditawan Hamas, ditahan dalam kondisi yang mengerikan dan tidak manusiawi," ujarnya.

"Yang kita butuhkan adalah gencatan senjata, peningkatan bantuan kemanusiaan, pembebasan semua sandera oleh Hamas, dan solusi yang dinegosiasikan," imbuh Starmer.

Sebelumnya, dalam pernyataan yang dirilis kantor Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu, disebutkan bahwa kabinet keamanan Israel menyetujui rencana yang diusulkan oleh Netanyahu agar militer "mengambil alih kendali" Kota Gaza.

Berdasarkan rencana untuk "mengalahkan" Hamas di Jalur Gaza, pasukan Israel "akan bersiap untuk mengambil alih kendali Kota Gaza sambil mendistribusikan bantuan kemanusiaan kepada penduduk sipil di luar zona pertempuran", demikian pernyataan tersebut, dilansir kantor berita AFP, Jumat (8/8/2025).




(ita/ita)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork