Tantang Anwar, Muhyiddin Klaim Punya Cukup Dukungan Jadi PM Malaysia

ADVERTISEMENT

Tantang Anwar, Muhyiddin Klaim Punya Cukup Dukungan Jadi PM Malaysia

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 21 Nov 2022 11:18 WIB
(FILES) In this file photo taken on March 9, 2020, Malaysias Prime Minister Muhyiddin Yassin unveils his new cabinet at the Prime Ministers Office in Putrajaya. - The biggest party in Malaysias ruling coalition said July 8, 2021 it was withdrawing support for the embattled prime minister and urged him to step down to make way for a new leader. (Photo by Mohd RASFAN / AFP)
Muhyiddin Yassin (dok. AFP/MOHD RASFAN)
Kuala Lumpur -

Pemimpin koalisi Perikatan Nasional (PN) Muhyiddin Yassin mengklaim dirinya memiliki jumlah dukungan yang cukup untuk menjadi Perdana Menteri (PM) Malaysia selanjutnya. Klaim Muhyiddin ini menantang Anwar Ibrahim yang menegaskan dirinya memiliki dukungan yang cukup untuk membentuk pemerintahan baru.

Seperti dilansir media lokal Malaysia, The Star, Senin (21/11/2022), Muhyiddin yang merupakan mantan PM Malaysia ini mengklaim dirinya mendapat dukungan sejumlah partai dari Sabah dan Sarawak untuk membentuk pemerintah federal yang baru dan untuk menjadi PM.

Disebutkan Muhyiddin yang menjabat Ketua Partai Pribumi Bersatu Malaysia atau Partai Bersatu, bahwa Gabungan Partai Sarawak (GPS) mengklaim siap membentuk aliansi dengan Perikatan Nasional, Barisan Nasional (BN), dan Gabungan Rakyat Sabah (GRS) untuk membentuk pemerintahan federal yang baru.

"Sebagai ketua, saya meyakini bahwa saya telah mendapatkan dukungan dari anggota parlemen untuk memungkinkan saya ditunjuk oleh Yang Di-Pertuan Agong sebagai Perdana Menteri ke-10, sesuai dengan Konstitusi Federal," tegas Muhyiddin dalam pernyataannya.

Muhyiddin juga menuturkan bahwa dirinya telah memberitahukan Dewan Tertinggi Perikatan Nasional soal pertemuannya dengan Premier Sarawak dan Presiden GPS Abang Johari Tun Openg soal pembentukan pemerintahan baru.

"Dia kemudian memberitahu saya bahwa para anggota parlemen GPS akan mendukung saya untuk ditunjuk sebagai Perdana Menteri," ungkapnya.

Ditambahkan Muhyiddin bahwa GRS juga menyatakan dukungan serupa untuk dirinya.

Anwar Ibrahim Juga Klaim Punya Cukup Dukungan

Klaim Muhyiddin itu secara langsung menantang pemimpin koalisi Pakatan Harapan (PH), Anwar Ibrahim, yang juga menegaskan telah mendapat dukungan yang cukup untuk membentuk pemerintahan baru. PH diketahui meraup kursi parlemen terbanyak jika dibandingkan koalisi lainnya dalam pemilu 19 November.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT