Burkina Faso Rekrut 50 Ribu Warga Sipil untuk Perangi Militan

ADVERTISEMENT

Burkina Faso Rekrut 50 Ribu Warga Sipil untuk Perangi Militan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 26 Okt 2022 13:42 WIB
burkina faso
Ilustrasi -- aparat keamanan Burkina Faso (Foto: AFP/Getty Images)
Jakarta -

Pemerintah Burkina Faso mulai minggu ini meluncurkan upaya untuk merekrut 50.000 sukarelawan pertahanan sipil untuk membantu militer memerangi kelompok-kelompok militan bersenjata.

Negara itu, salah satu yang termiskin di dunia, telah memerangi pemberontakan militan yang mematikan sejak 2015.

Burkina Faso telah diguncang oleh dua kudeta sejak awal tahun, dengan masing-masing pemimpin baru menuduh pemimpin sebelumnya gagal memadamkan kekerasan.

Dilansir kantor berita AFP, Rabu (26/10/2022), Kapten Ibrahim Traore adalah yang terbaru yang merebut kekuasaan akhir bulan lalu. Dia telah menunjuk pemerintah transisi baru pada Selasa (25/10) malam waktu setempat.

Tepat sebelum ditunjuk sebagai menteri administrasi teritorial, Kolonel Boukare Zungrana mengumumkan lebih banyak warga sipil akan direkrut untuk melawan kelompok-kelompok bersenjata.

"Rekrutmen telah diluncurkan untuk 35.000 sukarelawan untuk bela negara dari berbagai distrik," katanya.

Misi mereka "adalah untuk melindungi penduduk dan harta benda di distrik mereka bersama pasukan keamanan," tambahnya.

Sebelumnya, otoritas Burkina Faso pada hari Senin (24/10) waktu setempat telah mengumumkan akan membangun kekuatan 15.000 sukarelawan lainnya "yang dapat dikerahkan di seluruh wilayah nasional".

Apa yang disebut "sukarelawan bela negara" tersebut secara legal sudah ada sejak 2020. Para calon relawan sipil tersebut biasanya menerima pelatihan selama dua minggu sebelum diberikan senjata dan alat komunikasi.

Banyak dari mereka yang tewas dalam serangan para militan, terutama di wilayah utara dan timur negara itu.

Selain sukarelawan sipil, militer Burkina Faso juga ingin merekrut 3.000 tentara lagi untuk meningkatkan kekuatannya.

Dilaporkan bahwa para militan menguasai sekitar 40 persen wilayah Burkino Faso.

Sebelumnya, dalam serangan terbaru pada hari Senin (24/10) lalu, sedikitnya 10 tentara Burkina Faso tewas di kota Djibo, Burkina Faso utara.

Simak juga 'Momen Usai Kudeta Presiden, Pimpinan Militer Burkina Faso Minta Bantuan Internasional':

[Gambas:Video 20detik]



(ita/ita)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT