5 Fakta Pilu di Gaza Sebelum Israel dan Palestina Gencatan Senjata

ADVERTISEMENT

5 Fakta Pilu di Gaza Sebelum Israel dan Palestina Gencatan Senjata

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 09 Agu 2022 05:31 WIB
Gejolak konflik intens selama tiga hari antara Israel-Palestina membuat situasi kemanusiaan di Gaza semakin memburuk.
Situasi akibat serangan Israel ke Palestina (Reuters)
Gaza -

Gara-gara serangan Israel, situasi di Gaza menjadi panas. Puluhan orang Palestina tewas dalam. Berikut adalah lima fakta pilu di Gaza sebelum gencatan senjata.

Serangan ke Gaza sejak jelang akhir pekan kemarin adalah serangan yang diklaim dilancarkan Israel ke pihak Jihad Islam Palestina (PIJ). Kelompok Jihad Islam bersama Hamas digolongkan Uni Eropa dan Amerika Serikat sebagai organisasi teroris.

Israel menamai serangan ini sebagai operasi 'Breaking Dawn'. Namun, warga sipil termasuk anak-anak ternyata turut menjadi korban tewas. Israel sendiri mengklaim menerima serangan mortir Palestina yang merusak perbatasan Israel-Gaza di Errez.

Lima fakta ini dihimpun detikcom dari sejumlah kantor berita internasional hingga Senin (8/8) malam:

1. Serangan Jumat

Dilansir CNN dan BBC, Jumat (5/8) lalu, Israel melancarkan serangan mematikan ke Gaza. Delapan warga Palestina termasuk seorang anak dan pemimpin senior Jihad Islam Palestina (PIJ), Tayseer Al Jabari.

Kementerian kesehatan Palestina mengatakan setidaknya 8 orang tewas, termasuk seorang anak perempuan berusia 5 tahun. Kemudian 40 warga juga dilaporkan terluka. Jumlah korban tewas dan luka-luka ini kemudian terus meningkat di hari-hari selanjutnya.

Selanjutnya, jumlah korban tewas:

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT