ADVERTISEMENT

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 07 Jul 2022 19:02 WIB
Britains Prime Minister Boris Johnson visits Castle Rock school, Coalville, central England on August 26, 2020. (Photo by Jack Hill / POOL / AFP)
PM Inggris Boris Johnson (dok. AFP/JACK HILL)
Jakarta -

Direktur FBI Christopher Wray dan Direktur MI5 Ken McCallum secara kompak memperingatkan ancaman spionase komersial oleh China. Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson secara resmi mengundurkan diri sebagai pemimpin Partai Konservatif yang kini berkuasa di negara tersebut.

Peringatan dari FBI dan MI5 itu disampaikan dalam pernyataan gabungan yang tergolong langka. Dalam tanggapannya, China menolak mentah-mentah tuduhan itu dengan menyebutnya 'sama sekali tidak berdasar'.

Sementara Johnson mengakui perlunya ada pemimpin baru dalam Partai Konservatif dan nantinya PM baru bagi Inggris. Dia memutuskan mundur setelah gelombang pengunduran diri melanda pemerintahannya pekan ini.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Kamis (7/7/2022):

- Bos FBI dan MI5 Kompak Peringatkan Ancaman Spionase China!

Direktur Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) dan kepala dinas intelijen domestik Inggris, MI5, kompak memperingatkan ancaman spionase komersial oleh China terhadap negara-negara Barat. Peringatan ini disampaikan dalam pernyataan gabungan yang tergolong langka antara FBI dan MI5.

Seperti dilansir AFP, Kamis (7/7/2022), pernyataan gabungan itu disampaikan oleh Direktur FBI Chris Wray dan Direktur Jenderal MI5 Ken McCallum di markas MI5 di London pada Rabu (6/7) waktu setempat.

Berbicara kepada jajaran pejabat dan eksekutif bisnis di Thames House, Wray dan McCallum memperingatkan ancaman dari mata-mata China merupakan yang terpenting bagi kedua negara dan ancaman itu akan terus berkembang.

- Iran Tahan Sejumlah WN Asing Termasuk Diplomat Inggris terkait Spionase

Garda Revolusi Iran menahan sejumlah warga negara asing, termasuk diplomat paling senior nomor dua Inggris di Teheran, atas tuduhan spionase. Warga negara asing yang ditahan itu dituduh mengambil sampel tanah dan bebatuan di area-area terlarang di wilayah Iran untuk tujuan spionase.

Seperti dilansir Reuters dan AFP, Kamis (7/7/2022), penahanan sejumlah warga asing itu disampaikan oleh media-media pemerintah Iran pada Rabu (6/7) waktu setempat, namun tidak dijelaskan lebih lanjut di mana mereka ditahan atau apakah mereka masih ditahan hingga sekarang.

"Dinas intelijen Garda Revolusi mengidentifikasi dan menangkap diplomat dari kedutaan asing yang memata-matai Iran," demikian laporan media Iran, Fars.

Lihat juga video 'Siklon Tropis Chaba Mengamuk di Perairan Hong Kong, Kapal Terbelah Dua':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT