ADVERTISEMENT

Sanksi Uni Eropa untuk Pacar Putin Buntut Invasi Rusia ke Ukraina

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 05 Jun 2022 05:59 WIB
Alina Kabaeva, politikus cantik
Vladimir Putin dan Alina Kabaeva (Dok. Instagram)
Jakarta -

Sanksi Uni Eropa kepada orang terdekat di lingkar Presiden Rusia Vladimir Putin kembali terjadi. Pacar Putin kini diberi sanksi akibat serangan Rusia kepada Ukraina.

Uni Eropa resmi menjatuhkan sanksi terhadap seorang mantan pesenam Rusia, Alina Kabaeva, yang diduga menjadi kekasih Presiden Vladimir Putin. Penjatuhan sanksi ini diumumkan bersamaan saat Uni Eropa resmi mengadopsi larangan impor minyak Rusia pada Jumat (3/6) waktu setempat.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (4/6), rentetan sanksi terbaru ini menjadi sanksi gelombang keenam yang dijatuhkan Uni Eropa terhadap Rusia sejak invasi ke Ukraina dimulai pada 24 Februari lalu. Sanksi-sanksi terbaru ini mencakup pemutusan bank terbesar Rusia Sberbank dari sistem pesan global SWIFT.

Deretan sanksi itu dipublikasikan dalam jurnal resmi Uni Eropa, setelah para pemimpin Uni Eropa akhirnya sepakat menargetkan ekspor minyak yang penting bagi Rusia usai berminggu-minggu setelah menghadapi perlawanan Hungaria.

Uni Eropa menyerah pada tuntutan Perdana Menteri (PM) Viktor Orban untuk mengecualikan pasokan minyak Rusia yang disalurkan via saluran pipa. Dengan demikian, sanksi Uni Eropa itu mencakup dua pertiga ekspor Rusia yang saat ini dibawa dengan kapal, yang akan mulai berlaku penuh dalam waktu enam bulan untuk minyak mentah dan delapan bulan untuk produk olahan.

Jerman dan Polandia berkomitmen lebih lanjut untuk berhenti menerima pasokan minyak Rusia via saluran pipa -- yang berarti sekitar 90 persen impor minyak Rusia oleh Uni Eropa diperkirakan akan berhenti pada akhir tahun ini.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Lihat Video: Zelensky: 20% Wilayah Ukraina Telah Dikuasai Rusia

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT