Akhir Status Nonblok Finlandia-Swedia Usai Gabung NATO Jadi Nyata

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 19 Mei 2022 05:47 WIB
(FILES) This file photo taken on February 24, 2022 shows Finlands President Sauli Niinist (R) and Finlands Prime Minister Sanna Marin addressing a press conference on Russias invasion of Ukraine in Helsinki, Finland. - Finnish President Sauli Niinisto and Prime Minister Sanna Marin on May 12, 2022 expressed their support for NATO membership.
Presiden Finlandia Sauli Niinisto (kanan) dan PM Finlandia Sanna Marin saat mengumumkan dukungan bagi Finlandia bergabung NATO (Foto: AFP/MARKKU ULANDE)
Jakarta -

Finlandia dan Swedia mengumumkan mereka bersama-sama mengajukan upaya mereka untuk bergabung dengan NATO. Keduanya secara resmi menyerahkan aplikasi mereka untuk bergabung pada Rabu (18/5).

Dilansir AFP, Rabu (18/5/2022), pengajuan keanggotaan NATO ini tetap dilakukan meskipun ada ancaman Turki untuk menolak keanggotaan kedua negara.

Perdana Menteri Swedia Magdalena Andersson mengatakan pihaknya merasa senang dapat melakukannya bersama-sama dengan Finlandia.

"Saya senang kami telah mengambil jalan yang sama dan kami dapat melakukannya bersama-sama," kata Magdalena Andersson pada Selasa (17/5) waktu setempat dalam konferensi pers bersama dengan Presiden Finlandia Sauli Niinisto.

Finlandia, yang berbagi perbatasan 1.300 kilometer (800 mil) dengan Rusia, dan Swedia telah diguncang oleh invasi Moskow ke Ukraina.

Aplikasi mereka ke NATO akan mengakhiri status non-blok mereka selama puluhan tahun.

Saksikan Video 'Turki Tolak Ajakan Swedia Bergabung Dengan NATO, Singgung Terorisme':

[Gambas:Video 20detik]



Simak halaman selanjutnya