ADVERTISEMENT

International Updates

Rusia Gempur Ukraina Usai Kapal Perangnya Tenggelam, Ancam Keras AS

Tim Detikcom - detikNews
Sabtu, 16 Apr 2022 19:01 WIB
Kemenhan Rusia menyatakan kapal perang Moskva telah tenggelam setelah sempat terbakar hebat di Laut Hitam. Ini penampakan kapal itu saat masih beroperasi.
kapal perang Rusia, Moskva yang dihantam rudal (Foto: Russia MOD/EYEPRESS/REUTERS)
Jakarta -

Pasukan Rusia menggempur pabrik roket Ukraina setelah tenggelamnya kapal andalannya, Moskva di Laut Hitam.

Dilansir dari kantor berita AFP, Sabtu (16/4/2022), wartawan AFP melaporkan bahwa pabrik Vizar, dekat bandara internasional Kiev tersebut, rusak parah dalam serangan itu.

Rusia mengatakan telah menggunakan rudal jarak jauh berbasis laut untuk menghantam pabrik itu. Menurut produsen senjata Ukraina, pabrik itu memproduksi rudal jelajah Neptunus, proyektil yang menurut Kiev dan Washington digunakan untuk menenggelamkan kapal perang Moskva.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Sabtu (16/4/2022):

- Rusia Gempur Pabrik Perangkat Militer di Ibu Kota Ukraina

Sebuah pabrik perangkat keras militer di Kiev, ibu kota Ukraina digempur Rusia pada Sabtu (16/4) dini hari waktu setempat. Serangan ini terjadi setelah pasukan Rusia menggempur sebuah unit rudal di luar Kiev.

Dilansir dari kantor berita AFP, Sabtu (16/4/2022), asap mengepul di daerah itu dan ada banyak polisi dan militer datang setelah Wali Kota Kiev Vitali Klitschko mengumumkan di media sosial telah terjadi ledakan di distrik Darnyrsky di Kiev.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pasukan Rusia telah menggunakan senjata "jarak jauh presisi tinggi" untuk menggempur fasilitas-fasilitas di pabrik persenjataan di Kiev tersebut.

- PM Palestina soal Bentrokan di Al-Aqsa: Serangan Brutal terhadap Jemaah!

Setidaknya 153 warga Palestina terluka ketika polisi anti huru-hara Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem pada hari Jumat (15/4), di mana mereka disambut dengan lemparan batu.

Dilansir dari media Al-Jazeera, Sabtu (16/4/2022), Perdana Menteri (PM) Palestina Mohammad Shtayyeh menyebut serangan polisi Israel di Masjid Al-Aqsa itu sebagai "serangan brutal terhadap jemaah selama bulan suci", dan pertanda berbahaya.

Sementara itu di Gaza, juru bicara Hamas, yang menguasai daerah itu, mengatakan bahwa penggunaan kekuatan Israel di tempat suci tersebut tidak akan dibiarkan begitu saja.

"Kami akan menarik garis lagi dalam membela Yerusalem dan kami akan meluncurkan era baru; senjata untuk senjata, dan kekuatan hanya akan dihadapi dengan kekerasan, dan kami akan mempertahankan Yerusalem dengan sekuat tenaga," kata juru bicara Hamas, Fawzi Barhoum.

- Rusia Ancam AS soal Bantuan Militer Ukraina: Ada Konsekuensi Tak Terduga!

Pemerintah Rusia secara resmi telah menyampaikan komplain kepada Amerika Serikat atas bantuan militernya ke Ukraina. Rusia mengingatkan adanya "konsekuensi tak terduga" jika pengiriman persenjataan canggih diteruskan.

Dilansir dari kantor berita AFP, Sabtu (16/4/2022) yang mengutip pemberitaan media Washington Post, dalam nota diplomatik minggu ini, Moskow memperingatkan Amerika Serikat dan NATO agar tidak mengirim senjata "paling sensitif" untuk digunakan Ukraina dalam konflik dengan Rusia.

Simak video 'Kapal Perang Andalan Rusia Ditenggelamkan Ukraina di Laut Hitam':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT