PM Palestina soal Bentrokan di Al-Aqsa: Serangan Brutal terhadap Jemaah!

ADVERTISEMENT

PM Palestina soal Bentrokan di Al-Aqsa: Serangan Brutal terhadap Jemaah!

Tim Detikcom - detikNews
Sabtu, 16 Apr 2022 15:12 WIB
Israeli security forces take position during clashes with Palestinians demonstrators at the Al Aqsa Mosque compound in Jerusalems Old City, Friday, April 15, 2022. (AP Photo/Mahmoud Illean)
bentrokan warga Palestina dan polisi Israel di Al-Aqsa (Foto: AP/Mahmoud Illean)
Jakarta -

Setidaknya 153 warga Palestina terluka ketika polisi anti huru-hara Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem pada hari Jumat (15/4), di mana mereka disambut dengan lemparan batu.

Dilansir dari media Al-Jazeera, Sabtu (16/4/2022), Perdana Menteri (PM) Palestina Mohammad Shtayyeh menyebut serangan polisi Israel di Masjid Al-Aqsa itu sebagai "serangan brutal terhadap jemaah selama bulan suci", dan pertanda berbahaya.

Sementara itu di Gaza, juru bicara Hamas, yang menguasai daerah itu, mengatakan bahwa penggunaan kekuatan Israel di tempat suci tersebut tidak akan dibiarkan begitu saja.

"Kami akan menarik garis lagi dalam membela Yerusalem dan kami akan meluncurkan era baru; senjata untuk senjata, dan kekuatan hanya akan dihadapi dengan kekerasan, dan kami akan mempertahankan Yerusalem dengan sekuat tenaga," kata juru bicara Hamas, Fawzi Barhoum.

Sebelumnya, dinas ambulans Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan 153 orang dirawat di rumah sakit dan "puluhan" lainnya dirawat di tempat kejadian. Sedangkan setidaknya tiga polisi Israel terluka.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid mengatakan bentrokan yang terjadi pada hari Jumat (15/4) itu "tidak dapat diterima".

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mengatakan pihak berwenang sedang bekerja untuk memulihkan ketenangan di Yerusalem dan di seluruh Israel, tetapi pasukan keamanan siap jika situasinya memburuk.

Lihat video 'Detik-detik Pasukan Israel Serang Jemaah di Masjid Al-Aqsa':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT