International Updates

Ini Penyebab Boeing 737-800 Menukik Tajam, Putin: Foto Mayat di Bucha Palsu

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 13 Apr 2022 17:01 WIB
Malaysia Airlines
ilustrasi Malaysia Airlines (Foto: Getty Images/HuyThoai)
Jakarta -

Otoritas Malaysia telah menemukan penyebab 'gangguan teknis' yang memaksa penerbangan maskapai Malaysia Airlines tujuan Tawau untuk kembali ke Kuala Lumpur pada 3 April lalu. Pesawat jenis Boeing 737-800 itu sebelumnya dilaporkan tiba-tiba menukik tajam ribuan kaki sekitar 30 menit setelah lepas landas.

Seperti dilansir Free Malaysia Today, Rabu (13/4/2022), CEO Otoritas Penerbangan Sipil Malaysia (CAAM) Chester Voo mengungkapkan bahwa berdasarkan analisis awal pada perekam data penerbangan (FDR), telah ditetapkan jika gangguan teknis dalam penerbangan 3 April lalu terjadi akibat malfungsi sistem pitot-statis.

Sistem pitot-statis merupakan sebuah set instrumen yang sensitif terhadap tekanan yang digunakan untuk menentukan kecepatan dan ketinggian pesawat di udara.

Dalam pernyataannya, Voo menyebut Boeing 737-800 yang mengalami insiden itu telah di-grounded hingga pemberitahuan lebih lanjut. Disebutkan juga bahwa pihak Boeing tengah melakukan analisis teknis.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Rabu (13/4/2022):

- Wali Kota Bucha: 403 Mayat Ditemukan Sepeninggal Pasukan Rusia

Wali Kota Bucha di Ukraina, Anatoliy Fedoruk, mengatakan pihak berwenang sejauh ini telah menemukan 403 mayat di wilayahnya. Fedoruk menyebut ratusan mayat itu diyakini dibunuh oleh pasukan Rusia saat mereka masih menduduki kota itu.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (13/4/2022), Fedoruk lebih lanjut menuturkan jumlah temuan mayat diperkirakan masih bisa bertambah lagi.

Bucha menjadi sorotan internasional setelah foto dan video dari kota di pinggiran Kiev itu menunjukkan mayat-mayat bergelimpangan di jalanan dan di kuburan massal yang ditemukan usai pasukan Rusia mundur dari area itu.

- Pentagon Ajak 8 Produsen Senjata AS Bertemu Bahas Ukraina

Pentagon atau Departemen Pertahanan Amerika Serikat akan mengundang para pemimpin dari delapan produsen senjata AS untuk bertemu pada Rabu (13/4) waktu setempat. Pertemuan itu untuk membahas kapasitas industri tersebut untuk memenuhi kebutuhan senjata Ukraina jika perang dengan Rusia berlangsung bertahun-tahun.

Demikian diungkapkan oleh dua orang yang mengetahui pertemuan itu seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (13/4/2022).

Permintaan senjata telah melonjak setelah invasi Rusia pada 24 Februari mendorong pengiriman senjata AS dan sekutu ke Ukraina. Menurut sumber-sumber yang berbicara kepada Reuters, pemasokan senjata serta perencanaan untuk perang yang lebih lama, diperkirakan akan dibahas pada pertemuan tersebut.

Kantor Akuisisi dan Keberlanjutan Pentagon, pembeli senjata untuk Departemen Pertahanan AS, akan menjadi tuan rumah pertemuan selama 90 menit itu. Wakil Menteri Pertahanan Kathleen Hicks diperkirakan akan hadir.

- Kata Putin soal Foto Mayat Bergelimpangan di Bucha: Palsu!

Presiden Rusia Vladimir Putin mengomentari situasi mengerikan di kota Bucha, Ukraina, yang memicu tuduhan kejahatan perang terhadap Moskow. Putin menyebut foto-foto dan video mayat-mayat bergelimpangan di kota Bucha adalah palsu.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (13/4/2022), komentar itu disampaikan Putin saat menggelar konferensi pers gabungan dengan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko pada Selasa (12/4) waktu setempat.

Simak Video 'Putin Singgung Pembantaian di Afghanistan saat Bahas Situasi Ukraina':

[Gambas:Video 20detik]