ADVERTISEMENT

11 Orang Ditangkap Usai Wanita India Diperkosa Bergiliran-Diarak di Jalan

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 29 Jan 2022 12:13 WIB
Ilustrasi Penjara, Sel, Lapas, Jeruji Besi
Ilustrasi (dok. Thinkstock)
New Delhi -

Seorang wanita muda di India diculik, diperkosa secara bergiliran dan diarak di jalanan New Delhi pada siang hari bolong. Sebanyak 11 orang, termasuk beberapa wanita, telah ditangkap polisi India terkait kasus ini.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (29/1/2022), kasus yang semakin menyoroti maraknya kekerasan seksual di India ini memicu kecaman luas, termasuk dari Komisi Wanita New Delhi dan Kepala Menteri New Delhi yang menyebutnya 'memalukan'.

Rekaman video yang beredar di media sosial, yang tidak bisa diverifikasi secara independen, menunjukkan korban -- yang wajahnya dihitamkan dengan tinta dan rambutnya dipotong -- sedang didorong dan dicemooh oleh sejumlah wanita dengan orang-orang yang menonton bersorak dan sibuk merekam dengan ponsel.

Korban disebut sebagai seorang wanita muda berusia 21 tahun yang telah menikah dan memiliki seorang anak berusia dua tahun.

Deputi Komisioner Kepolisian setempat, R Sathiyasundaram, menyebut insiden itu terjadi di distrik Shahdara, New Delhi bagian timur, pada Rabu (26/1) waktu setempat. Menurut Sathiyasundaram, insiden itu terjadi akibat 'perseteruan sebelumnya' antara para tetangga.

Dia tidak menjelaskan secara detail soal pemicu insiden itu. Namun laporan media lokal menyebut seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun, yang merupakan kerabat para pelaku, tewas bunuh diri dengan melompat ke depan kereta yang melaju setelah korban menolak cintanya.

"Semua 11 orang yang ditangkap termasuk dua anak di bawah umur, yang tidak bisa diadili sebagai warga dewasa, merupakan satu keluarga dan video-video itu jelas menunjukkan para wanita ada di garis depan," sebut Sathiyasundaram kepada AFP.

Simak juga Video: 6 Pekerja Tewas Akibat Menghirup Gas Beracun

[Gambas:Video 20detik]



Korban menuturkan kepada polisi bahwa dirinya diculik sebelum diperkosa secara bergiliran oleh beberapa pria dan anak laki-laki di bawah umur -- dihasut oleh para wanita dalam keluarga itu -- dan kemudian dipukuli dengan tongkat lalu diarak di jalanan kota New Delhi.

"Kami memeriksa video-video itu untuk mengidentifikasi orang lain yang terlibat dan akan ada lebih banyak penangkapan," ucap Komisioner Kepolisian New Delhi, Chinmay Biswal, kepada AFP

Disebutkan juga bahwa korban kini tengah menerima konseling usai insiden tersebut, yang dilaporkan terjadi hanya 50 meter dari pos polisi yang tidak ada ada petugasnya.

(nvc/idh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT