International Updates

Rekor Kasus Corona Prancis 501.000 Sehari, Omicron Bertahan 21 Jam di Kulit

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 26 Jan 2022 17:41 WIB
Prancis kembali mencetak rekor kasus harian COVID-19 tertinggi. Selasa (28/12), kasus COVID-19 di negara itu dilaporkan tembus 179.807 kasus dalam 24 jam.
Kasus COVID-19 di Prancis tembus 501 ribu dalam sehari (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Otoritas Prancis melaporkan lebih dari 501.000 kasus virus Corona (COVID-19) dalam sehari di wilayahnya. Angka ini mencetak rekor baru untuk tambahan kasus harian tertinggi, dan menandai untuk pertama kalinya lonjakan kasus Corona menembus setengah juta kasus dalam sehari di Prancis.

Seperti dilansir AFP, Rabu (26/1/2022), otoritas Prancis melaporkan 501.635 kasus Corona dalam 24 jam terakhir di wilayahnya, atau sepanjang Selasa (25/1) waktu setempat.

Prancis juga mencatat tingkat penularan harian tertinggi di kawasan Eropa, dengan rata-rata lebih dari 360.000 kasus Corona terdeteksi dalam sepekan terakhir.


Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Rabu (26/1/2022):

- Studi Jepang Sebut Omicron Bertahan 21 Jam di Kulit-8 Hari di Plastik

Sebuah studi terbaru menyebut virus Corona (COVID-19) varian Omicron yang sangat menular bisa bertahan hingga 21 jam di kulit manusia dan hingga delapan hari di permukaan plastik. Itu berarti daya tahan varian Omicron jauh lebih lama dibandingkan varian-varian Corona lainnya.

Seperti dilansir The Statesman dan The Star, Rabu (26/1/2022), studi Jepang yang menyajikan informasi itu masih berupa pre-print dan belum ditinjau sesama peneliti. Studi tersebut menganalisis perbedaan stabilitas lingkungan virus antara Sars-CoV-2 yang pertama terdeteksi di Wuhan dan varian-varian lainnya yang menjadi perhatian (variant of concern/VOC).

Temuan studi Jepang itu menunjukkan bahwa pada permukaan plastik dan kulit manusia, varian Alfa, Beta, Delta dan Omicron menunjukkan waktu bertahan hidup lebih lama dua kali lipat dibandingkan strain asli di Wuhan, dan mempertahankan infektivitas selama lebih dari 16 jam pada permukaan kulit.

- Gereja Katolik Prancis Galang Dana Rp 324 M untuk Korban Skandal Seks Pastor

Keuskupan Katolik di Prancis telah menggalang dana sebesar 20 juta Euro (Rp 324,3 miliar) sebagai kompensasi untuk ribuan korban pelecehan seksual oleh pastor hingga puluhan tahun lalu.

Seperti dilansir AFP, Rabu (26/1/2022), para pejabat Gereja Katolik Prancis ada di bawah tekanan intens untuk mengakui dan memberikan kompensasi kepada korban, setelah penyelidikan penting mengonfirmasi pelecehan seksual terhadap anak-anak secara luas dilakukan para pastor, diakon, dan anggota gereja sejak tahun 1950-an silam.

"Ini merupakan langkah pertama. Gereja telah menindaklanjuti komitmennya," kata presiden Selam Fund, yayasan yang bertanggung jawab menggalang dana, Gilles Vermot-Desroches, kepada AFP setelah anggota dewannya menggelar rapat pada Senin (24/1) waktu setempat.

- Roket Ditembakkan ke Rumah Ketua Parlemen Irak, 2 Anak Terluka

Sejumlah roket ditembakkan ke rumah ketua parlemen Irak. Akibatnya, dua anak terluka dalam serangan itu.

Sumber keamanan Irak mengatakan kepada AFP, tiga roket Katyusha mendarat sekitar 500 meter dari rumah Mohammed al-Halbussi di distrik Gurma di provinsi Anbar, sebelah barat Baghdad, ibu kota Irak, pada Selasa (25/1/2022) malam waktu setempat.

Simak juga 'Omicron Identik dengan Batuk Kering dan Kelelahan':

[Gambas:Video 20detik]