Gereja Katolik Prancis Galang Dana Rp 324 M untuk Korban Skandal Seks Pastor

Tim Detikcom - detikNews
Rabu, 26 Jan 2022 11:58 WIB
hand writing sexual harassment on blackboard. Symbol of violence against women
Ilustrasi (dok. Getty Images/iStockphoto/golibtolibov)
Paris -

Keuskupan Katolik di Prancis telah menggalang dana sebesar 20 juta Euro (Rp 324,3 miliar) sebagai kompensasi untuk ribuan korban pelecehan seksual oleh pastor hingga puluhan tahun lalu.

Seperti dilansir AFP, Rabu (26/1/2022), para pejabat Gereja Katolik Prancis ada di bawah tekanan intens untuk mengakui dan memberikan kompensasi kepada korban, setelah penyelidikan penting mengonfirmasi pelecehan seksual terhadap anak-anak secara luas dilakukan para pastor, diakon, dan anggota gereja sejak tahun 1950-an silam.

"Ini merupakan langkah pertama. Gereja telah menindaklanjuti komitmennya," kata presiden Selam Fund, yayasan yang bertanggung jawab menggalang dana, Gilles Vermot-Desroches, kepada AFP setelah anggota dewannya menggelar rapat pada Senin (24/1) waktu setempat.

Awalnya dana sebesar 5 juta Euro akan disisihkan untuk klaim kompensasi, yang sedang dipelajari oleh panel independen yang dibentuk setelah laporan pelecehan seksual itu dirilis pada Oktober.

Laporan tersebut menyebutkan sedikitnya 216.000 anak-anak menjadi korban pelecehan seksual oleh pastor selama tujuh dekade terakhir. Jumlah korban bertambah menjadi 330.000 anak jika terduga pelaku juga mencakup anggota gereja lainnya, seperti guru-guru di sekolah Katolik.

Komisi yang merilis laporan tersebut mencela 'karakter sistemik' dari upaya-upaya melindungi pastor dari penuntutan, dan mendorong Gereja untuk membayar para korban dengan aset-aset gereja, bukannya meminta jemaat paroki untuk berkontribusi.

Kepala Konferensi Uskup Prancis (CEF), Eric de Moulins-Beaufort, menyebut pihak Gereja Katolik akan menjual real estate dan memanfaatkan financial holding, dan mungkin mengambil pinjaman bank untuk menumpulkan dana. Namun juga memberitahu jemaat jika mereka bisa menyumbang.