Wanti-wanti Biden ke Rusia Jika Invasi Ukraina Benar Terjadi

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 21 Jan 2022 06:19 WIB
President Joe Biden speaks during a news conference in the East Room of the White House in Washington, Wednesday, Jan. 19, 2022. (AP Photo/Susan Walsh)
Presiden AS, Joe Biden (Foto: AP Photo/Susan Walsh)
Jakarta -

Amerika Serikat (AS) kembali memperingatkan Rusia terkait invasi besar-besaran ke wilayah Ukraina. Presiden AS, Joe Biden, mengatakan Rusia akan merasakan konsekuensi bila nekat melakukan invasi.

Selain itu Biden juga menyatakan bahwa serangan sekecil apapun akan menuai respons dari negara-negara Barat.

Dilansir AFP, Kamis (20/1/2022), peringatan terbaru untuk Rusia itu disampaikan Biden dalam konferensi pers menandai setahun pemerintahannya. Diakui Biden bahwa dirinya meyakini Presiden Rusia, Vladimir Putin, tidak menginginkan perang.

Namun dia menyebut Putin telah menciptakan situasi ketegangan yang sulit untuk diredakan. Hal ini menrutnya bisa dengan mudah menjadi 'tidak terkendali' di kawasan tersebut.

"Tebakan saya, dia akan bergerak. Dia harus melakukan sesuatu," ucap Biden.

Menurut Biden, Putin bisa saja tengah merencanakan 'sesuatu secara signifikan yang jatuh dari invasi signifikan' untuk menguji AS dan NATO. Hal itu, sebut Biden, tentu akan memicu respons balik, mungkin lebih kecil skalanya, dari negara-negara Barat.

"Jika itu serangan kecil, maka kita akan berdebat soal apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak harus dilakukan, dan sebagainya," imbuhnya.

Simak juga Video: Rusia Kirim Pasukan ke Belarusia, AS Komitmen terhadap Ukraina

[Gambas:Video 20detik]