Biden Peringatkan Ada Bencana Bagi Rusia Jika Menginvasi Ukraina

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 20 Jan 2022 10:27 WIB
President Joe Biden speaks during a news conference in the East Room of the White House in Washington, Wednesday, Jan. 19, 2022. (AP Photo/Susan Walsh)
Presiden AS, Joe Biden (AP Photo/Susan Walsh)
Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, kembali memperingatkan Rusia bahwa negara itu akan merasakan konsekuensi besar jika nekat melakukan invasi besar-besaran ke wilayah Ukraina. Biden menyatakan bahwa serangan sekecil apapun akan menuai respons dari negara-negara Barat.

Seperti dilansir AFP, Kamis (20/1/2022), peringatan terbaru untuk Rusia itu disampaikan Biden dalam konferensi pers menandai setahun pemerintahannya.

Diakui Biden bahwa dirinya meyakini Presiden Rusia, Vladimir Putin, tidak menginginkan perang. Namun dia menyebut Putin telah menciptakan situasi ketegangan yang sulit untuk diredakan, dan bisa dengan mudah menjadi 'tidak terkendali' di kawasan tersebut.

"Tebakan saya, dia akan bergerak. Dia harus melakukan sesuatu," ucap Biden.

Menurut Biden, Putin bisa saja tengah merencanakan 'sesuatu secara signifikan yang jatuh dari invasi signifikan' untuk menguji AS dan NATO. Hal itu, sebut Biden, tentu akan memicu respons balik, mungkin lebih kecil skalanya, dari negara-negara Barat.

"Jika itu serangan kecil, maka kita akan berdebat soal apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak harus dilakukan, dan sebagainya," imbuhnya.

Pernyataan Biden itu disampaikan menjelang pertemuan antara Menteri Luar Negeri (Menlu) AS, Antony Blinken dan Menlu Rusia, Sergei Lavrov, di Jenewa, Swiss, pada Jumat (21/1) besok. Blinken menggelar pertemuan di Kiev, Ukraina, pada Rabu (19/1) waktu setempat untuk mempersiapkan perundingan di Jenewa, dan mendorong Rusia untuk memilih 'jalur damai'.