ADVERTISEMENT

International Updates

Rusuh Kazakhstan Tewaskan 164 Orang, India Catat 179.000 Kasus COVID Sehari

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 10 Jan 2022 18:33 WIB
Dampak kerusuhan yang terjadi di Kazakhstan terlihat di Almaty, kota terbesar negara itu. Kondisinya tampak porak-poranda bak di film berlatar bencana masif.
164 orang dilaporkan tewas dalam kerusuhan di Kazakhstan (Foto: AP Photo)

Sebagian besar kasus baru Corona itu terdeteksi di kota-kota besar seperti New Delhi, Mumbai dan Kolkata, di mana varian Omicron telah menggantikan varian Delta sebagai varian Corona yang mendominasi.

Dengan lonjakan itu, total kasus Corona di India kini mencapai 35,7 juta kasus. Angka itu tercatat sebagai total kasus Corona tertinggi kedua di dunia setelah Amerika Serikat (AS).

- Filipina Minta Indonesia Cabut Larangan Ekspor Batu Bara

Menteri Energi Filipina Alfonso Cusi meminta pemerintah Indonesia untuk mencabut larangan ekspor batu bara. Dia mengatakan kebijakan itu akan merugikan ekonomi negara-negara yang sangat bergantung pada bahan bakar tersebut untuk pembangkit listrik.

Diketahui bahwa Indonesia, eksportir batu bara termal terbesar dunia menangguhkan ekspor pada 1 Januari setelah perusahaan listrik negara melaporkan tingkat persediaan batu bara yang sangat rendah di pembangkit listrik domestiknya.

Imbauan pemerintah Filipina itu mengikuti permintaan serupa dari pemerintah Asia lainnya seperti Jepang dan Korea Selatan.

Departemen Energi Filipina menyatakan dalam rilis pers yang diberitakan kantor berita Reuters, Senin (10/1/2022), imbauan tersebut disampaikan Cusi dalam surat yang dikirim melalui Departemen Luar Negeri Filipina kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia, Arifin Tasrif. Tidak disebutkan kapan surat itu dikirimkan.

- Kazakhstan Makin Mencekam, 164 Orang Tewas Akibat Kerusuhan

Kerusuhan di Kazakhstan semakin parah. Lebih dari 160 orang dilaporkan tewas dan hampir 6.000 orang ditangkap.

Dilansir dari AFP, Senin (10/1/2022), negara kaya energi itu telah diguncang pergolakan selama seminggu dengan sejumlah orang asing ditahan karena kerusuhan.

Portal informasi yang dikelola pemerintah pada hari Minggu mengatakan 164 orang telah tewas dalam kerusuhan. 103 orang di antaranya dilaporkan tewas di Almaty yang merupakan kota terbesar sekaligus lokasi bentrokan sengit antara pendemo dan pasukan keamanan.

Angka-angka baru - yang belum diverifikasi secara independen - menandai peningkatan drastis dalam korban tewas. Pejabat sebelumnya mengatakan 26 'penjahat bersenjata' telah terbunuh dan bahwa 16 petugas keamanan telah meninggal.


(ita/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT