International Updates

Kapal Selam Rusia Tabrak Kapal Perang Inggris, Saudi Marah ke Hizbullah

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 07 Jan 2022 17:33 WIB
A view taken 06 may 2007 shows the Royal Navy frigate, HMS Northumberland, at dock in the port of Algiers. The frigate that arrived in Algiers on a three-day visit, carries over 200 personnel from various areas defence and government are expected to gather to view the ships sophistcated weapons and sensors including the state of the art Merlin helicopter.  
AFP PHOTO / FAYEZ NURELDINE (Photo by FAYEZ NURELDINE / AFP)
Ilustrasi kapal perang Inggris, HMS Northumberland, dalam foto tahun 2007 (Foto: AFP/FAYEZ NURELDINE)
Jakarta -

Insiden langka terjadi antara sebuah kapal selam Rusia dan sebuah kapal perang milik Angkatan Laut Inggris yang sedang patroli di perairan Atlantik Utara. Kapal selam Rusia itu dilaporkan menabrak bagian sonar pada kapal perang Inggris tersebut.

Seperti dilansir CNN, Jumat (7/1/2022), insiden ini dikonfirmasi oleh Kementerian Pertahanan Inggris terjadi setahun lalu, namun baru diungkap ke publik pada Kamis (6/1) waktu setempat.

Disebutkan Kementerian Pertahanan Inggris dalam pernyataan terbarunya bahwa insiden itu terjadi saat kapal perang Inggris, HMS Northumberland, sedang melacak keberadaan kapal selam Rusia dalam patrolinya.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Jumat (7/1/2022):

- Setahun Penyerbuan Capitol, Biden Habis-habisan Serang Trump

Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, melontarkan serangan tajam secara verbal terhadap mantan Presiden Donald Trump dalam pidato memperingati setahun penyerbuan Gedung Capitol. Setahun lalu, para pendukung Trump nekat mengepung dan menyerbu Gedung Parlemen AS usai Trump kalah dalam pilpres 2020.

Seperti dilansir AFP, Jumat (7/1/2022), setelah setahun terakhir cenderung mengabaikan Trump, Biden akhirnya melontarkan serangannya dengan menyebut mantan Presiden AS dari Partai Republik itu sebagai seorang penipu yang karena egonya tidak bisa menerima kekalahan.

Biden menyebut para pendukung Trump nyaris menghancurkan demokrasi AS saat menyerbu Gedung Capitol pada 6 Januari 2021, untuk mencegah pengesahan hasil pilpres 2020 yang dimenangkan Biden.

"Ini adalah pemberontakan bersenjata," cetus Biden dalam pidato bernada dramatis yang disampaikan di dalam Statuary Hall, Gedung Capitol, Kamis (6/1) waktu setempat.

- PBB Akan Rapat Mendadak Bahas Uji Rudal Hipersonik Korea Utara

Korea Utara (Korut) mengklaim sukses meluncurkan rudal hipersonik dalam uji coba kedua pekan ini. Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pun akan menggelar rapat tertutup pada Senin (10/1) mendatang untuk membahas peluncuran rudal Korut itu.

Seperti dilansir AFP, Jumat (7/1/2022), sejumlah sumber diplomatik menuturkan bahwa rapat mendadak untuk membahas peluncuran rudal Korut itu diminta oleh Amerika Serikat (AS), Prancis dan Inggris -- tiga dari lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB -- serta Irlandia dan Albania.

Tahun 2017 lalu, Dewan Keamanan PBB secara bulat meloloskan tiga set sanksi ekonomi setelah Korut melancarkan uji coba nuklir dan rudal. Penjatuhan sanksi secara bulat terhadap Korut itu menunjukkan persatuan yang langka terhadap lembaga yang sering berselisih pendapat.

Ditambahkan satu sumber diplomatik PBB bahwa tidak akan ada deklarasi gabungan yang dirilis usai rapat tertutup pekan depan. Namun seorang sumber lainnya menyebut kemungkinan ada pernyataan yang dirilis sebelum atau sesudah rapat Dewan Keamanan PBB.

- Corona Menjadi-jadi, Italia Cetak Rekor 219.000 Kasus Sehari

Italia melaporkan lonjakan lebih dari 219.000 kasus virus Corona (COVID-19) dalam sehari. Angka tersebut mencetak rekor untuk lonjakan tertinggi dalam sehari di negara ini.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (7/1/2022), Kementerian Kesehatan Italia melaporkan 219.441 kasus Corona terdeteksi dalam sehari, atau pada Kamis (6/1) waktu setempat.

Simak juga Video: Australia Jawab Kekecewaan Macron soal Kapal Selam

[Gambas:Video 20detik]