International Updates

China Geram Gegara Satelit SpaceX, Corona AS Tembus 441.000 Kasus Sehari

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 29 Des 2021 17:32 WIB
Stasiun luar angkasa China
stasiun luar angkasa China (Foto: Tang Hangbo/China Manned Space Engineering Office)
Jakarta -

Pemerintah China mengecam otoritas Amerika Serikat (AS) setelah terjadi dua insiden di mana satelit yang dioperasikan SpaceX milik pengusaha AS, Elon Musk, nyaris menabrak stasiun luar angkasa China. Pemerintah China menuduh AS melakukan tindakan yang tidak bertanggung jawab dan tidak aman di luar angkasa.

Seperti dilansir AFP, Rabu (29/12/2021), dua insiden yang disebut 'close encounter' itu dilaporkan terjadi pada Juli dan Oktober lalu.

Menurut laporan dari China yang diserahkan kepada badan luar angkasa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bulan ini, stasiun luar angkasa China yang bernama Tiangong sampai harus melakukan manuver untuk menghindari tabrakan dengan sebuah satelit Starlink milik SpaceX dalam dua insiden itu.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Rabu (29/12/2021):

- Omicron Merajalela, Inggris Catat Rekor 129 Ribu Kasus Sehari

Otoritas Inggris melaporkan rekor 129.471 kasus baru COVID-19 pada hari Selasa (28/12) waktu setempat.

Rekor kasus harian ini dilaporkan sehari setelah Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson mengatakan dia tidak akan memberlakukan pembatasan baru tahun ini untuk membatasi penyebaran virus Corona varian Omicron yang sangat menular.

Seperti diberitakan Reuters dan Channel News Asia, Rabu (29/12/2021), Johnson mengatakan pada hari Senin (27/12) bahwa dia tidak akan memberlakukan aturan pembatasan baru di Inggris. Namun, para menterinya telah mendesak masyarakat untuk merayakan Tahun Baru dengan hati-hati dan memperingatkan bahwa aturan itu dapat diperketat jika sistem kesehatan berisiko gagal.

Rekor tertinggi infeksi COVID-19 harian Inggris sebelumnya adalah 122.186 kasus pada 24 Desember lalu.

- Terus Menyebar, Varian Omicron Kini Mendominasi di Belanda

Badan kesehatan publik Belanda menyatakan bahwa varian baru virus Corona, Omicron yang sangat menular, saat ini telah menjadi varian Corona yang dominan di Belanda. Badan kesehatan itu pun mengingatkan akan terjadinya peningkatan pasien yang dirawat di rumah sakit.

Meskipun tingkat infeksi COVID-19 turun dengan sekitar 9.213 hasil tes positif dilaporkan pada hari Selasa (28/12) waktu setempat - dibandingkan dengan 11.495 sehari sebelumnya - varian yang sangat menular ini "akan menyebabkan infeksi tambahan dalam periode mendatang," kata Institut Kesehatan Publik Nasional (RIVM).

"Ini juga akan meningkatkan jumlah masuknya pasien ke rumah sakit," tambahnya dalam sebuah pernyataan seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (29/12/2021).

- Tegang dengan Rusia, Kapal Induk AS Siaga di Mediterania

Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Lloyd Austin, memerintahkan salah satu kapal induk AS untuk tetap berada di perairan Mediterania saat AS bersitegang dengan Rusia. Perintah itu dimaksudkan untuk memberikan jaminan kepada sekutu-sekutu Eropa di tengah kekhawatiran Rusia akan menginvasi Ukraina.