China Geram Gegara Satelit SpaceX Nyaris Tabrak Stasiun Luar Angkasanya

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 29 Des 2021 10:24 WIB
Stasiun luar angkasa China
Ilustrasi -- Stasiun luar angkasa China, Tiangong (dok. Tang Hangbo/China Manned Space Engineering Office)
Beijing -

Pemerintah China mengecam otoritas Amerika Serikat (AS) setelah terjadi dua insiden di mana satelit yang dioperasikan SpaceX milik pengusaha AS, Elon Musk, nyaris menabrak stasiun luar angkasa China. Pemerintah China menuduh AS melakukan tindakan yang tidak bertanggung jawab dan tidak aman di luar angkasa.

Seperti dilansir AFP, Rabu (29/12/2021), dua insiden yang disebut 'close encounter' itu dilaporkan terjadi pada Juli dan Oktober lalu.

Menurut laporan dari China yang diserahkan kepada badan luar angkasa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bulan ini, stasiun luar angkasa China yang bernama Tiangong sampai harus melakukan manuver untuk menghindari tabrakan dengan sebuah satelit Starlink milik SpaceX dalam dua insiden itu.

Laporan itu menyebutkan bahwa insiden-insiden tersebut 'membahayakan nyawa ataupun kesehatan para astronaut di dalam Stasiun Luar Angkasa China'.

"AS mengabaikan kewajibannya di bawah perjanjian internasional, memberikan ancaman serius terhadap nyawa dan keselamatan para astronaut," tegas juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, dalam konferensi pers pada Selasa (28/12) waktu setempat.

Starlink, salah satu divisi pada SpaceX, mengoperasikan konstelasi nyaris 2.000 satelit yang bertujuan menyediakan akses internet bagi sebagian besar area di Bumi. SpaceX sendiri merupakan perusahaan swasta AS, yang independen dari militer AS maupun badan antariksa AS, NASA.

Namun China dalam laporannya kepada PBB menyebut negara-negara anggota Perjanjian Luar Angkasa -- yang menjadi dasar hukum luar angkasa internasional -- juga bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan entitas non-pemerintah di wilayah mereka.

Simak Video 'Satelit Elon Musk Nyaris Tabrakan dengan Stasiun Luar Angkasa China':

[Gambas:Video 20detik]