Dituduh Hina Nabi, Pria Sri Lanka Dipukuli Massa hingga Tewas di Pakistan

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 04 Des 2021 10:58 WIB
The death of a deaf man who was shot after a North Carolina Highway Patrol officer tried to pull him over for speeding is being investigated (AFP Photo/Joshua Lott)
Ilustrasi (dok. AFP Photo/Joshua Lott)
Islamabad -

Seorang pria Sri Lanka di Pakistan dipukuli massa hingga tewas lalu mayatnya dibakar. Kepolisian setempat menyebut insiden itu terjadi setelah pria tersebut dituduh melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad.

Seperti dilansir AFP dan CNN, Sabtu (4/12/2021), insiden mengerikan ini terjadi di kota Sialkot, Punjab, yang berjarak sekitar 200 kilometer dari ibu kota Islamabad, pada Jumat (3/12) waktu setempat. Puluhan orang telah ditangkap polisi setempat terkait insiden ini.

Menurut juru bicara Kepolisian Punjab, Osama Mehmod, pria itu dibunuh dan mayatnya dibakar oleh massa setelah dituduh melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad.

Secara terpisah, juru bicara Kepolisian Sialkot, Khurram Shehzad, menyebut pria yang dibunuh itu bekerja sebagai manajer pabrik di Punjab dan bernama Prantha Kumar, yang berkewarganegaraan Sri Lanka dan menganut Buddha. Jenazah Kumar, sebut Shehzad, telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit setempat.

Perdana Menteri (PM) Pakistan, Imran Khan, memberikan reaksi keras terhadap tindak penyerangan tersebut. Dia menyatakan akan mengawasi langsung penyelidikan terhadap apa yang disebutnya sebagai 'serangan main hakim sendiri yang mengerikan'.

PM Khan juga menyebut tindak penyerangan itu sebagai 'hari yang memalukan bagi Pakistan'.

"Jangan sampai ada kesalahan, mereka yang bertanggung jawab akan dihukum dengan berat," tegasnya.