Marak Pelecehan Seks di Parlemen Australia Terkuak

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 05:21 WIB
Canberra -

Marak pelecehan seksual di parlemen dan pemerintahan Australia terkuat lewat laporan survei. Satu dari tiga staf di parlemen diduga pernah mengalami pelecehan seks.

Diberitakan AFP, Selasa (30/11/2021) lebih dari seperempat dari korban pelecehan seksual itu mengaku bahwa pelaku pelecehan adalah anggota parlemen. Hal itu berdasarkan hasil survei terhadap lebih dari 1.700 orang.

Survei itu juga mengungkap kasus bullying. Sekitar 37% staf juga mengatakan mereka pernah mengalami bullying.

Laporan itu dirilis pada Selasa (30/11) setelah melakukan penyelidikan selama tujuh bulan. Hasilnya, satu dari tiga orang yang saat ini bekerja di parlemen "telah mengalami beberapa bentuk pelecehan seksual saat bekerja di sana". Kasus itu termasuk 63 persen anggota parlemen perempuan negara itu.

Respons PM Australia

Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison merespons temuan survei mengenai pelecehan seks itu. Morrison mengindikasikan bahwa pemerintahnya kemungkinan akan mendukung 28 rekomendasi yang dituliskan dalam laporan tersebut.

Salah satu di antaranya yaitu mencakup penetapan target untuk keseimbangan dan keragaman gender di semua peran parlementer.