International Updates

Belanda Catat 13 Kasus Varian Omicron, WHO Kritik Larangan Masuk untuk Afrika

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 29 Nov 2021 17:58 WIB
Ilustrasi pesawat
Ilustrasi (dok. iStock)

- Cegah Omicron, Jepang Tutup Pintu untuk Warga Asing dari Seluruh Dunia

Jepang akan memberlakukan kembali langkah perbatasan ketat dan melarang masuk semua warga negara asing ke wilayahnya terkait penyebaran varian baru virus Corona (COVID-19), Omicron. Pengetatan diberlakukan setelah beberapa pekan lalu mulai melonggarkan aturan masuk yang ketat.

"Kami akan melarang masuk (baru) warga negara asing dari seluruh dunia mulai 30 November," tutur Perdana Menteri (PM) Jepang, Fumio Kishida, kepada wartawan setempat, seperti dilansir AFP, Senin (29/11/2021).

Perbatasan Jepang hampir seluruhnya ditutup untuk pelancong dari luar negeri selama pandemi Corona merebak, bahkan warga negara asing yang berstatus resident atau penduduk Jepang sempat tidak bisa masuk ke Jepang sama sekali.

- Singapura-Malaysia Buka Perbatasan di Tengah Kekhawatiran Soal Omicron

Singapura dan Malaysia melonggarkan pembatasan perjalanan terkait virus Corona (COVID-19) yang berlaku nyaris dua tahun terakhir. Perbatasan darat antara kedua negara, yang merupakan salah satu yang tersibuk di dunia, dibuka kembali mulai Senin (29/11) waktu setempat.

Seperti dilansir Reuters dan AFP, Senin (29/11/2021), langkah pelonggaran itu memampukan orang-orang yang sudah divaksinasi Corona untuk melintasi perbatasan kedua negara tanpa perlu menjalani karantina.

Sebelum pandemi Corona, sekitar 300 ribu orang biasa bepergian menyeberangi perbatasan dari Malaysia setiap harinya ke Singapura, untuk bekerja di berbagai sektor mulai dari transportasi umum hingga manufaktur elektronik.

Namun kebanyakan perjalanan terhenti sejak Maret tahun lalu, yang membuat orang-orang yang sebelumnya pulang-pergi antara kedua negara itu, dan warga Malaysia di Singapura, secara efektif terjebak karena mereka perlu terus bekerja.

- Imbas Omicron, Afrika Selatan Pertimbangkan Wajibkan Vaksin Corona

Otoritas Afrika Selatan tengah mempertimbangkan untuk mewajibkan vaksinasi virus Corona (COVID-19) untuk tempat-tempat dan aktivitas tertentu. Pertimbangan ini didorong oleh peningkatan kasus terkait varian baru Omicron yang mengancam memicu gelombang keempat Corona di negara tersebut.

Seperti dilansir Reuters, Senin (29/11/2021), sejauh ini baru seperempat penduduk Afrika Selatan yang sudah divaksinasi Corona secara penuh meskipun ada pasokan vaksin yang cukup.

Rendahnya angka vaksinasi di Afrika Selatan sebagian disebabkan oleh persoalan logistik dalam menyalurkan pasokan vaksin ke area-area pedesaan terpencil, juga disebabkan oleh keragu-raguan warga terhadap vaksin dan apati di kalangan warga Afrika Selatan.


(nvc/nvc)