Kejari Depok Hentikan Penuntutan Tersangka Pencurian Kucing Persia

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 22:13 WIB
Kucing Persia dicuri pasangan adik-kakak di Depok (Dok.Polres Depok)
Foto: Kucing Persia dicuri pasangan adik-kakak di Depok (Dok.Polres Depok)
Jakarta -

Jaksa pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok menghentikan penuntutan terhadap tersangka kasus pencurian kucing persia di Cinere, Depok, SJ (20) dan MA (19). Kakak dan adik itu saat ini dibebaskan.

Kasie Intel Kejari Depok, Andi Rio Rahmat menerangkan upaya damai secara restorative justice ini disaksikan pihak keluarga dan disetujui oleh Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Kejagung dan Kepala Kejati Jawa Barat. Andi mengatakan restorative justice ini tertuang dalam Peraturan Kejaksaan RI Nomor 15 Tahun 2020 yang bertujuan untuk menciptakan keadilan di masyarakat.

"Jaksa Kejaksaan Negeri Depok lakukan keadilan restoratif atas berkas perkara pencurian kucing yang mana keadilan restoratif adalah penyelesaian perkara tindak pidana dengan melibatkan pelaku, korban, keluarga pelaku/korban dan pihak lain yang terkait untuk bersama-sama mencari penyelesaian yang adil dengan menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula, dan bukan pembalasan," kata Andi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/10/2021).

Andi mengatakan JPU Kejari Depok juga mendatangi Polsek Cinere untuk menyerahkan surat penghentian penuntutan itu. Dalam surat itu pula meminta untuk mengeluarkan dua tersangka dari penjara dan diserahkan ke pihak keluarga.

"Jaksa Penuntut Umum Tiazara Lenggogeni mendatangi Polsek Cinere untuk menyerahkan surat ketetapan penghentian penuntutan serta mengeluarkan dua tahanan untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga," ungkapnya.

Momen Jaksa dan Polisi Sepakat Bebaskan 2 Tersangka Pencurian Kucing PersiaFoto: Momen Jaksa dan Polisi Sepakat Bebaskan 2 Tersangka Pencurian Kucing Persia (Dok Kejari Depok)

Andi mengungkap dua tersangka itu baru pertama kali melakukan tindak pidana. Andi juga menyebut tersangka dan korban sudah bertemu dan sepakat damai.

"Antara pelaku dan korban telah sepakat berdamai sehingga JPU melakukan restorative justice juga tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana, meskipun penuntutan telah dihentikan, kita tetap melakukan pemantauan terhadap pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya," tuturnya.

Diketahui, aksi pencurian seekor kucing jenis Persia di Limo, Cinere, Depok, terekam CCTV. Dua orang pelaku, yang merupakan adik-kakak, ditangkap korban setelah dijebak transaksi cash on delivery (COD).

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (18/8) sekitar pukul 17.15 WIB. Saat itu kedua pelaku inisial SJ (20) dan MA (19) tengah mengendarai sepeda motor dan melintas di rumah korban inisial FR.

Korban kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polsek Cinere, Depok. Kedua pelaku diamankan oleh korban saat dia berpura-pura menjadi pembeli kucing tersebut.

Kakak dan adik saat itu ditetapkan tersangka oleh polisi. Keduanya dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian.

(whn/zap)