Round-Up

Tanda Tanya Terjawab Soal Corona Global Turun tapi Menggila di Eropa

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 21 Okt 2021 23:02 WIB
Poster
Ilustrasi Corona (Foto: Edi Wahyono-detikcom)

Lonjakan Kasus Corona di Inggris

Penyebaran kasus Corona pada anak-anak di Inggris memicu peningkatan kasus nasional. Tren ini menimbulkan kekhawatiran di antara beberapa ilmuwan kalau vaksin yang didistribusikan di sekolah terlalu lambat sehingga mempertaruhkan nasib anak-anak dan orang dewasa.

Dilansir dari Reuters, Selasa (19/10/2021), kasus COVID-19 di Inggris secara keseluruhan jauh lebih tinggi dibanding negara-negara Eropa lainnya dan terus mengalami peningkatan.

Pada hari Jumat (15/10), salah satu survei menunjukkan prevalensi kasus berada pada tingkat tertinggi sejak Januari, dengan 8 persen anak sekolah menengah terinfeksi virus Corona.

Tingkat vaksinasi untuk kelompok usia rentan di Inggris sejauh ini masih tertinggal dibandingkan banyak negara Eropa, bahkan Skotlandia. Beberapa ilmuwan mengaitkan peningkatan kasus ini dengan campuran vaksin untuk anak-anak yang mulai terlambat dan masalah pendistribusian.

"Kekhawatiran saat ini adalah jelas bahwa program vaksinasi pada anak berusia 12 hingga 15 tahun tidak berjalan dengan baik," ungkap Lawrence Young, ahli virus di Universitas Warwick. Dia menambahkan bahwa penyebaran virus lain dapat menyebabkan "badai sempurna" di musim dingin untuk Layanan Kesehatan Nasional (NHS), jika kasus menyebar ke orang dewasa yang lebih tua maupun lebih rentan.

Kepala petugas medis Inggris merekomendasikan agar anak-anak berusia 12 hingga 15 tahun perlu ditawari vaksin COVID-19 untuk membantu mengurangi gangguan pada pendidikan. Layanan kesehatan menetapkan target vaksinasi pada anak-anak dilakukan saat liburan paruh waktu sekolah yang dimulai minggu depan. Hingga pekan lalu, ada 28,8 persen anak-anak berusia 12-17 telah menerima vaksin COVID-19 di Inggris.

Simak kelanjutannya di halaman berikutnya.